Ancam Bunuh Obama, "Facebooker" Terancam Dipenjara

Dibaca:
Komentar :
BBC Indonesia

Facebook

KOMPAS.com — Melalui Facebook, seorang mahasiswa di Florida, Amerika Serikat, mengancam akan membunuh Presiden Barack Obama. Dia pun dituntut dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.

Saat itu, Obama memang sedang melakukan tur ke selatan Florida. Presiden kulit hitam pertama di AS ini direncanakan akan berbicara di University of Miami.

Menjelang kedatangan Obama, mahasiswa tersebut menulis status di Facebook, "If anyones going to UM to see Obama today, get ur phones out and record. Cause at any moment im gonna put a bullet through his head and u don't wanna miss that! Youtube!" (Siapa pun yang datang ke Universitas Miami untuk melihat Obama, bawalah ponsel Anda dan rekamlah. Saya akan menembak kepala Obama. Video yang Anda rekam bisa masuk YouTube).

Sebenarnya, pesan ancaman di dinding Facebook itu bukanlah yang pertama. Mahasiswa tersebut sebelumnya juga menulis status di Facebook, yaitu "Siapa yang akan membantu saya untuk membunuh Obummer (sebuah ledekan untuk Obama)?"

Mahasiswa tersebut diketahui bernama Joaquin Amador Serrapio Jr (20 tahun). Serrapio akhirnya mengaku bersalah telah mengancam membahayakan presiden melalui situs jejaring sosial.

Serrapio terancam dihukum penjara hingga lima tahun. Namun, pengacaranya percaya bahwa hukumannya bisa dikurangi.

Pengacara tersebut juga menjelaskan bahwa Serrapio sebenarnya tidak bermaksud mengancam Obama. "Dia hanya ingin mendapatkan reaksi dari lawan politiknya," kata sang pengacara.

Saat kepolisian setempat menggeledah rumah Serrapio, ternyata hanya ditemukan dua senjata tidak mematikan dan sebuah iPad yang menunjukkan bukti update status Serrapio di Facebook.

Sebenarnya, ini bukanlah pertama kali Obama diancam untuk dibunuh melalui situs jejaring sosial. Pada 2009, seorang pria dari Palo Alto California membuat jajak pendapat (polling) yang berbunyi, "Apakah Obama harus dibunuh?"

Tahun 2010, ada sebuah grup di Facebook bernama "Bunuh Obama". Grup tersebut sempat eksis selama satu bulan sebelum akhirnya ditutup.

 

TERBARU
e-Business
Kamis, 27 November 2014 11.39 WIB
Penampakan "Billboard" Raksasa Google
Gadget
Kamis, 27 November 2014 10.56 WIB
Mengintip Perakitan Ponsel Evercoss di Semarang
e-Business
Kamis, 27 November 2014 10.14 WIB
Bos Twitter Indonesia Komentari "Buzzer" Bayaran
e-Business
Kamis, 27 November 2014 09.54 WIB
Path Tak Mau Buru-buru "Jualan" di Indonesia
Software
Kamis, 27 November 2014 08.49 WIB
Baidu Umumkan 10 Aplikasi Lokal Terbaik
TERPOPULER
Senin, 24 November 2014 08.12 WIB
Daftar Aplikasi Boros Baterai di Android
Jumat, 21 November 2014 15.34 WIB
Ini Alasan Lihat Ponsel Tidak Boleh Menunduk
Selasa, 25 November 2014 08.44 WIB
Sony Pictures Diretas dan Diperas
Senin, 24 November 2014 16.16 WIB
"Tongsis" Masuk 25 Penemuan Terbaik 2014
Selasa, 25 November 2014 17.44 WIB
Google Tunjuk Evercoss Garap Android One
Senin, 24 November 2014 07.43 WIB
Pengguna Internet Indonesia Nomor Enam Dunia
Jumat, 21 November 2014 10.50 WIB
Ingin 4G? Siap-siap Ganti Kartu
Senin, 24 November 2014 10.35 WIB
Ditemukan, Virus Komputer yang Beredar sejak 2008
Selasa, 25 November 2014 07.35 WIB
Bocoran Spesifikasi Tablet Xiaomi Rp 1 Jutaan