U19 banner dropdown

Google Angkat Kisah Ramayana dalam Format HTML5

Dibaca:
Komentar :

Tampilan situs http://www.ramaya.na.

KOMPAS.com — Kisah percintaan antara Rama dan Shinta yang merupakan bagian dari cerita klasik Ramayana telah banyak dituangkan dalam beberapa media, seperti buku, novel, film, komik, bahkan serial televisi.

Cerita ini terus dikisahkan dalam berbagai bentuk: di Indonesia, Ramayana sering dikisahkan melalui seni tari; di Thailand, dikisahkan melalui wayang.

Kali ini, cerita Ramayana yang pertama kali ditulis sekitar 2.500 tahun yang lalu dalam sekitar 50.000 baris ayat Sansekerta coba diangkat kembali dengan konsep baru, lebih interaktif, dan dengan tampilan animasi yang lebih menarik.

Ramayana yang awalnya merupakan cerita epik India telah menyebar ke seluruh Asia Tenggara, berbaur dengan budaya lokal, dan berkembang seiring dengan berjalannya waktu.

Adalah Google yang menyajikan kisah Ramayana tersebut dengan format teknologi tinggi, yaitu HTML5 dan Javascript.

Sekarang Anda bisa medapatkan pengalaman menikmati kisah Ramayana pada browser Google Chrome di http://www.ramaya.na.

Di situs ini tersaji desain animasi interaktif yang diharapkan mampu untuk menghidupkan cerita epik tersebut dan menghadirkan sebuah cara mendongeng yang modern.

Versi interaktif Ramaya.na mencakup episode di mana Pangeran Rama bertempur melawan Raja Iblis Rahwana untuk menyelamatkan istrinya, Shinta.

Untuk memberikan sentuhan modern pada kisah kuno ini, Google menggunakan produk-produknya, seperti Maps (Peta), Chat, serta elemen-elemen khusus Chrome, seperti Incognito Mode dan Omnibox.

Misalnya, ketika ayah Putri Shinta memberikan pengumuman resmi untuk mencari pria yang berkenan untuk meminang putrinya, ia mengumumkan kepada seluruh kerajaan melalui Google Chat dan ketika Raja Iblis Rahwana berusaha untuk menjebak Shinta dengan menyamar sebagai seorang biksu, Rahwana menggunakan Chrome Incognito Mode yang memungkinkan dirinya untuk mendapatkan identitas yang berbeda.
 
Selain elemen khusus Google dan Chrome, kami juga menggunakan teknologi WebGL dan HTML 5 pada beberapa bagian cerita yang dikenal penonton, seperti pembakaran kerajaan Rahwana dan pembangunan Jembatan Rama.

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Gadget
Senin, 20 Oktober 2014 11.02 WIB
Becak Terguling, iPhone 6 Terbakar
Internet
Senin, 20 Oktober 2014 10.38 WIB
SBY dan Bu Ani Kompak Unggah "Pergi Tampak Punggung"
Internet
Senin, 20 Oktober 2014 10.24 WIB
"JokowiPresiden" Teratas di "Trending Topic" Dunia
Software
Senin, 20 Oktober 2014 09.54 WIB
Android Nexus Lawas Ikut Kebagian "Lollipop"
Internet
Senin, 20 Oktober 2014 09.11 WIB
Internet 5G Korsel Capai Kecepatan 7,5 Gbps
TERPOPULER
Kamis, 16 Oktober 2014 12.58 WIB
Wajah Jokowi di Majalah "Time" Bikin Heboh Medsos
Selasa, 14 Oktober 2014 15.04 WIB
Snowden: Jangan Pakai Facebook, Google, dan Dropbox
Selasa, 14 Oktober 2014 16.58 WIB
Inikah Agenda Tersembunyi Zuckerberg ke Indonesia?
Senin, 13 Oktober 2014 15.03 WIB
Pendiri Facebook Komentari Gaya Kampanye Jokowi
Kamis, 16 Oktober 2014 06.00 WIB
Google Akhirnya Ungkap Nama Android 5.0
Jumat, 17 Oktober 2014 06.06 WIB
Apple Rilis Tablet Super Tipis, iPad Air 2