Inilah Para Pemenang Nokia "Coding on the Beach"

KOMPAS.com - Setelah letih begadang membuat game semalaman, akhirnya tiga tim developer pemenang Nokia Coding on the Beach bisa bernafas lega. Nama-nama mereka telah disebut dalam pengumuman pemenang hari Minggu (17/6/2012).

Tim Own Games dinobatkan menjadi juara pertama, sedangkan tim Studio Independent berhasil menjadi runner-up. Adapun posisi ketiga diraih oleh tim Choco Arts.

Prototipe game milik ketiga developer ini terpilih dari 10 finals akhir yang sebelumnya telah disaring terlebih dahulu dari 17 tim yang ikut serta dalam kompetisi

Para pemenang berhak atas hadiah berupa uang tunai dari kunjungan gratis ke taman hiburan Dufan selama setahun penuh.

Beserta ke-17 peserta lain, ketiga pemenang ini mendapat kesempatan bekerja sama dengan developer Agate Studio untuk menyelesaikan aplikasi-aplikasi game mereka yang masih berupa prototipe.

Bersama pihak Ancol, Agate Studio akan sepenuhnya mendukung marketing campaign dari tiap game yang ikut serta dalam pengembangan lebih lanjut. "Kami memantau progress dan memberikan quality assurance. Semua peserta punya kesempatan yang sama," ujar Yunita  Anggraeni, Humas Agate Studio.

Rencananya, aplikasi-aplikasi game milik peserta sudah akan dirilis di Nokia Store pada awal Agustus 2012.

Nokia Coding on the Beach adalah lomba pembuatan game yang diadakan oleh Ancol Taman Impian bekerja sama dengan Nokia Indonesia dan developer Agate Studio. Para peserta ditantang menciptakan game dengan nuansa dan karakter-karakter dari Ancol Taman Impian dalam waktu satu hari. Seperti namanya, kompetisi ini berlangsung di hamparan pasir pantai Bende, Ancol.

Berkat Lumba-lumba


nokia_coding_on_the_beach_owngames
Tim Own Games, juara pertama kompetisi Nokia Coding on the Beach

Game bertemakan lumba-lumba mengantarkan Own Games ke posisi juara pertama dalam kompetisi pembuatan game Nokia Coding on the Beach. Dalam permainan berjudul "Ancol  Pentas Lumba-Lumba" itu, pemain mengendarai lumba-lumba dan berusaha mengumpulkan poin sambil berpacu di lintasan renang.

Agar nuansa Ancol semakin kental, Own Games memasukkan elemen grafis berupa animasi tangan yang dibubuhi cap. "Jadi seperti di Ancol saja, sebelum masuk, tangan pengunjung dicap dulu," ungkap Eldwin Viriya, CEO dan Pendiri Own Games.

Demi mengumpulkan informasi untuk dijadikan latar belakang game, tim Own Games  mengunjungi pentas lumba-lumba saat sudah tutup hari Sabtu. "Kami tanya-tanya sama penjaganya," ujar Eldwin.

Sebagian keterangan yang diperoleh disisipkan pada game dalam bentuk informasi yang berkaitan dengan lumba-lumba. "Misalnya seperti 'lumba-lumba dipakai dalam terapi untuk membantu orang yang mengalami autisme'. Dengan begitu, game ini juga bersifat edutainment, menyenangkan sekaligus diperkaya info-info berguna," tandas Eldwin.

 

TERBARU
e-Business
Sabtu, 18 April 2015 17.04 WIB
Oppo Buka 3 Toko Sekaligus di Istana BEC Bandung
Gadget
Sabtu, 18 April 2015 15.17 WIB
Apple Watch Baru Bisa Dibeli di Toko Mulai Juni
e-Business
TERPOPULER
Senin, 13 April 2015 08.15 WIB
Kenapa Orang Sumatera Ogah Pakai "Smartphone"?
Kamis, 16 April 2015 14.32 WIB
Begini Cara Bedakan Galaxy S6 Asli dan "KW"
Rabu, 15 April 2015 13.15 WIB
Dibongkar, "Harga Asli" Galaxy S6 Edge Terungkap
Senin, 13 April 2015 09.40 WIB
Layar Apple Watch Tak Mempan Dibor dan Dipalu
Selasa, 14 April 2015 11.21 WIB
Diperbarui, WhatsApp di Android Tampil Lebih Segar