Jumat, 24 Mei 2013
Selamat Datang   |    Register   |  

Amazon dan Facebook Tertarik Beli Produsen BlackBerry?

Dibaca:
Komentar :
Associated Press

KOMPAS.com - Desakan untuk membeli Research in Motion (RIM), produsen BlackBerry semakin menguat. Setelah Facebook dikabarkan tertarik, kini giliran Amazon yang digosipkan melirik.

Seperti dikutip dari Sunday Times, saat ini RIM sedang mempertimbangkan untuk membagi divisi perusahaan menjadi dua, yaitu divisi handset dan jaringan pesan (messaging network). Upaya pembagian bisnis ini untuk menjaga agar bisnisnya tetap untung, baik dari divisi pesan (termasuk BlackBerry Messenger dan BlackBerry Internet Service ataupun BlackBerry Enterprise Service) maupun perangkat kerasnya.

Kabarnya juga, RIM juga akan menjual bisnis perangkat keras BlackBerry. Walau tidak menyebut sumbernya, koran mingguan London itu menyebut Facebook dan toko online Amazon tertarik untuk membeli sebagian divisi produsen BlackBerry.

RIM juga sempat meminta nasehat jasa keuangan JP Morgan dan RBC Capital Markets untuk meninjau stabilitas keuangan dan bisnis RIM saat ini dan masa mendatang. RIM membuka kemungkinan menghadirkan platform BlackBerry melalui kerjasama atau lisensi dengan pihak lain. Isunya, BlackBerry Messenger akan dijual.

Atas isu ini, saham Amazon langsung melejit. Pada penutupan perdagangan saham di Nasdaq akhir pekan lalu, saham toko online terbesar di dunia itu naik 1,59 dollar AS (0,72 persen) ke 222,16 dollar AS per saham. Sementara saham  Facebook mulai berangsur naik 1,21 dollar AS (3,8 persen) ke 33,05 dollar AS per saham.

Harga saham tersebut merupakan harga tertingginya sejak 21 Mei 2012, hari kedua perdagangan saham Facebook. Bahkan saham situs jejaring sosial terbesar ini pernah merosot di level terendahnya, hanya 26,9 dollar AS per saham. Di harga 33,05 dollar AS per saham, harga saham Facebook masih 14 persen di bawah harga IPO Facebook di level 38 dollar AS per saham.

Sumber ZDnet menyebut CEO RIM Thorsten Heinz pernah menjelaskan pada Mei lalu bahwa produsen BlackBerry akan mengevaluasi kinerja perusahaan termasuk kesempatan untuk menjual platform BlackBerry melalui kemitraan, lisensi atau peluang-peluang lain yang bisa menambah keuntungan.

Solusi lain adalah menjual sedikit demi sedikit baik dari beberapa divisi maupun ke karyawan ke Microsoft. Atau menjual beberapa lisensi seperti paten, karyawan atau teknologi BlackBerry ke Apple dan Google.

Di satu sisi, Heins memang pernah mengindikasikan tidak akan melisensi BBM ke platform lain. Namun di sisi lain, kinerja RIM diprediksikan terus merosot sehingga dibutuhkan tindakan yang tegas.

Jika pemberitaan di Sunday Times itu mau dipercaya, calon pembeli RIM saat ini adalah: Amazon, Facebook dan Microsoft. Dengan tidak menutup kemungkinan penjualan lisensi ke Apple atau Google.

Tentunya, kabar ini baru sebatas rumor belaka. Belum jelas apakah RIM memang akhirnya akan dijual atau tidak. 

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Software
Jumat, 24 Mei 2013 10.42 WIB
Fakta Mencengangkan "Malware" di Android
Gadget
Jumat, 24 Mei 2013 10.04 WIB
HTC Rilis Android "Dual-SIM", Desire 600
e-Business
Jumat, 24 Mei 2013 09.31 WIB
Transfer Uang via BBM Laris di Indonesia
Internet
Jumat, 24 Mei 2013 08.54 WIB
Pelaku Tabrak Lari "Berkicau" di Twitter
Gadget
Jumat, 24 Mei 2013 08.06 WIB
Jam Tangan Pintar Apple? Tunggu 2014
TERPOPULER
Kamis, 23 Mei 2013 10.30 WIB
"Pengguna iPhone dan Android Akan Suka BBM"
Kamis, 23 Mei 2013 13.08 WIB
AMD Jadi Korban "Kiamat PC"?
Jumat, 24 Mei 2013 08.54 WIB
Pelaku Tabrak Lari "Berkicau" di Twitter
Kamis, 23 Mei 2013 12.28 WIB
Berita "Kompas.com" Diblokir Facebook?
Rabu, 22 Mei 2013 11.48 WIB
Apple Penghindar Pajak Terbesar
Jumat, 24 Mei 2013 08.06 WIB
Jam Tangan Pintar Apple? Tunggu 2014