Minggu, 26 Mei 2013
Selamat Datang   |    Register   |  

Produksi Tablet Nexus 7, Asus "Disiksa" Google

Dibaca:
Komentar :
AllThingsD

Chairman Asus Jonney Shih dan Chief Google Android Andy Rubin membongkar rahasia dalam memproduksi tablet Google Nexus.

KOMPAS.com Chairman Asus, Jonney Shih, bersama Chief Google Android Andy Rubin membongkar rahasia dalam memproduksi tablet Google Nexus 7. Menurut mereka, memproduksi perangkat tablet tersebut tidaklah mudah.

Asus yang kebagian menjadi perusahaan manufaktur Google Nexus 7 hanya diberikan waktu oleh Google untuk menyelesaikan produksi tablet itu empat bulan.

Asus juga harus merancang tablet high-end yang bisa dijual hanya seharga kurang dari 200 dollar AS.

Tidak hanya itu, Asus juga harus siap-siap dituntut jika suatu saat perangkat tersebut ada masalah.

"Teknisi kami menjelaskan kepada saya bahwa itu adalah penyiksaan," kata Shih dalam sebuah wawancara, tidak lama setelah tablet Google Nexus dirilis.

Dalam hal manufaktur, Shih sampai harus mengirim orang untuk bekerja di beberapa lokasi, termasuk ke Silicon Valley, tempat perusahaan kelas dunia berada, seperti Apple dan Facebook.

Tim rekayasa produk juga harus bekerja 24 jam untuk membuat tablet itu berkinerja baik. Untuk tenaga kerja, Shih harus menambahkan 20 orang di setiap lini produksinya.

Meski harus kerja keras, tim dari Asus mengakui bahwa timnya telah banyak belajar dari insinyur Google.

Sementara itu, Andy Rubin menjelaskan bahwa pihaknya mulai bekerja dari nol selama empat bulan ini untuk merancang dan memproduksi Google Nexus 7.

"Saya tidak berpikir akan ada mitra yang bisa bekerja secepat itu," kata Rubin.

Masalah yang terjadi adalah bagaimana tanggapan konsumen setelah membeli tablet Google Nexus 7 nanti. Apakah sesuai harapannya semula atau malah sebaliknya.

Di sisi lain, Google masih punya pekerjaan rumah karena tidak memiliki ekosistem yang baik, seperti yang dibangun oleh Apple, khususnya dalam hal konten dan aplikasi yang bisa dibeli di App Store-nya. Kondisi ini akan memberi pengguna pengalaman memakai tablet yang luar biasa.

"Itu (ekosistem) adalah bagian yang hilang dari kami," aku Rubin.

Selain itu, Google juga masih memiliki masalah dalam hal penjualan produk. Untuk sementara, Google Nexus 7 akan dijual melalui Google Play Store. Rubin menganggap saat tablet dijual di Google Play Store, masih ada marjin keuntungan yang bisa diambil serta bisa menekan biaya-biaya yang tidak perlu.

Namun tidak menutup kemungkinan, Google akan menjualnya ke toko-toko tertentu, mirip seperti Apple Store atau sejenisnya. 

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Gadget
Sabtu, 25 Mei 2013 15.04 WIB
HTC One "Polos" Sedang Disiapkan
Internet
Internet
Software
Sabtu, 25 Mei 2013 10.38 WIB
Android Juga Jadi Ancaman untuk Windows
Software
Sabtu, 25 Mei 2013 09.13 WIB
4 Fitur Andalan Opera for Android
TERPOPULER
Jumat, 24 Mei 2013 08.54 WIB
Pelaku Tabrak Lari "Berkicau" di Twitter
Kamis, 23 Mei 2013 10.30 WIB
"Pengguna iPhone dan Android Akan Suka BBM"
Kamis, 23 Mei 2013 13.08 WIB
AMD Jadi Korban "Kiamat PC"?
Jumat, 24 Mei 2013 08.06 WIB
Jam Tangan Pintar Apple? Tunggu 2014
Kamis, 23 Mei 2013 12.28 WIB
Berita "Kompas.com" Diblokir Facebook?
Jumat, 24 Mei 2013 10.42 WIB
Fakta Mencengangkan "Malware" di Android
Jumat, 24 Mei 2013 09.31 WIB
Transfer Uang via BBM Laris di Indonesia