Minggu, 19 Mei 2013
Selamat Datang   |    Register   |  

Rilis Laptop Tipis AMD, Samsung Incar Pasar "5-7 Jutaan"

Dibaca:
Komentar :
oikyusuf/kompas.com

Series 5 Ultrathin Notebook, andalan baru Samsung di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com - Dari total pasar notebook sebesar 3,8 juta unit pada tahun ini, sekitar 40 persen di antaranya adalah  produk dengan harga kisaran antara Rp 5-7 juta.

Hal tersebut diungkapkan oleh IT Business Head Director Samsung Electronics Indonesia Suung Khiun pada acara peluncuran laptop Ultrathin Samsung di Jakarta, pada Selasa (10/7/2012).

"Samsung melihat ada opportunity besar di segmen pasar ini (laptop seharga 5-7 juta), karena itu kami meluncurkan produk seperti Series 5 Ultrathin," ujar Khiun, mengacu pada laptop tipis Samsung yang dibanderol seharga Rp 6,8 juta.

Khiun mengatakan, kebanyakan notebook tipis memiliki harga di atas 8 juta rupiah. "Masalahnya, harga itu terlalu tinggi untuk konsumen yang menginginkan laptop tipis."

Menurut Khiun, seri notebook "Ultrathin" Samsung yang berbasis prosesor AMD menawarkan kinerja yang tak kalah tinggi dibandingkan laptop tipis lain tetapi memiliki harga lebih terjangkau. Samsung berharap bisa menarik hati konsumen dengan lini produk ini. "Indonesia masih price sensitivie," lanjut Khiun.

"Ultrathin" notebook Series 5 dari Samsung memiliki layar 13,3 inci dan hard disk konvensional, tanpa optical disc drive. Alasannya, jelas Khiun, tak lain adalah untuk menekan harga. "Biarpun tak dilengkapi SSD, Ultrathin ini tetap kencang dengan instant-on 2 detik dan booting time yang singkat,"
imbuh Khiun.

Dia mengatakan, Samsung juga akan merilis notebook Ultrathin 14 inci yang dilengkapi optical drive untuk mengakomodir kebutuhan pengguna yang memerlukan pembaca CD/ DVD.

Samsung adalah pemain baru di bisnis komputer notebook. Perusahaan yang belum genap 2 tahun terjun ke pasar notebook ini sedang berusaha meningkatkan brand awareness konsumen terhadap lini produk notebook miliknya.

Di luar itu, Khiun mengatakan bahwa Samsung tak memiliki kesulitan membuat notebook untuk pasar Indonesia. Sebabnya, perusahaan ini mampu memproduksi sendiri hampir seluruh komponen yang diperlukan  mulai dari layar, optical drive, hingga hard disk. Lini produk pun disebutnya lengkap, dari netbook sampai laptop high-end.

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Gadget
Sabtu, 18 Mei 2013 16.27 WIB
Juni, BlackBerry Q10 Meluncur di Indonesia
Software
Sabtu, 18 Mei 2013 14.54 WIB
Kiprah Perempuan Pemimpin Teknologi di Google
e-Business
Sabtu, 18 Mei 2013 14.32 WIB
Nintendo Mencari Untung dari Pengguna Video
Gadget
Sabtu, 18 Mei 2013 13.27 WIB
Seperti iPhone, iPad Juga Bisa BBM-an?
Internet
Sabtu, 18 Mei 2013 12.52 WIB
Napi Rusia Kalahkan Napi AS Lewat Skype
TERPOPULER
Kamis, 16 Mei 2013 11.48 WIB
BBM di Android dan iOS, Apa Guna BlackBerry?
Rabu, 15 Mei 2013 17.53 WIB
Kapan BBM Sambangi Android dan iPhone?
Kamis, 16 Mei 2013 17.58 WIB
Kesan Pertama Menjajal BlackBerry Q5
Jumat, 17 Mei 2013 17.19 WIB
Microsoft Ejek Google di Parodi Iklan Chrome
Rabu, 15 Mei 2013 15.03 WIB
Dua Xperia Harga "Sedang" Hadir di Indonesia
Jumat, 17 Mei 2013 16.00 WIB
Sitra Wimax Hentikan Layanan Internet
Kamis, 16 Mei 2013 11.21 WIB
Bill Gates Ingin seperti Steve Jobs
Rabu, 15 Mei 2013 12.09 WIB
Bos BlackBerry: Saatnya BBM Berdiri Sendiri
Kamis, 16 Mei 2013 13.39 WIB
Kapan BlackBerry Q5 Masuk Indonesia?