Yahoo Voices Bobol, Ada Ratusan Korban dari Indonesia

KOMPAS.com — Setidaknya 400-an akun asal Indonesia ikut menjadi korban bobolnya Yahoo Voices. Hal itu diungkapkan oleh Alfons Tanujaya, analis antivirus Vaksincom.

"Menurut pantauan Vaksincom, lebih dari 475 akun Yahoo Voices berasal dari Indonesia dan informasi kredensial ini dipaparkan dengan jelas di internet," tuturnya.

Alfons mengatakan, dari 475 akun yang diduga berasal dari Indonesia, sebanyak 405-nya adalah akun dengan akhiran yahoo.co.id.

Sedangkan sisanya, Alfons menyebutkan, adalah akun e-mail yang terdaftar di beberapa penyelenggara jasa internet lokal, termasuk CBN, Telkom.net, Plasa, Centrin, Indosat, dan Radnet.

Alfons mengatakan, kasus ini murni kesalahan dari pengelola Yahoo Voices. Pengguna yang rajin ganti password sebelum kejadian ini pun tetap terkena risiko.

Selain itu, ia mengatakan, kasus ini menggarisbawahi risiko dari sistem "satu akun untuk semua". Bayangkan jika akun Yahoo Voices yang bobol juga bisa dipakai untuk Yahoo Mail, Messenger, dan lainnya.

Alfons menyarankan agar pengguna memiliki e-mail cadangan yang bisa digunakan untuk reset password. "Kalau bisa penyedia e-mail cadangan tersebut memiliki domisili di Indonesia," ujarnya.

Perlu ditegaskan bahwa yang terkena dampak adalah pengguna layanan Yahoo Voices, yaitu semacam jaringan kontributor Yahoo. Ini berbeda dengan Yahoo Voice yang merupakan layanan komunikasi via internet ala Skype.

 

TERBARU
Hardware
Sabtu, 23 Mei 2015 12.55 WIB
Uber Uji Mobil Tanpa Supir
Gadget
Sabtu, 23 Mei 2015 10.23 WIB
Menkominfo Ingin Ponsel 4G Rp 400.000-an
Internet
Sabtu, 23 Mei 2015 08.36 WIB
Inikah Browser yang Jadi Alat Mata-mata?
e-Business
Jumat, 22 Mei 2015 18.01 WIB
4 Agenda Prioritas BRTI Menurut Menkominfo