Netanyahu Bantah Konflik dengan Militer Soal Iran

JERUSALEM, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, mengatakan dalam sebuah wawancara dengan stasiun TV Israel, Channel 2 , Selasa (31/7), bahwa ia masih membahas apakah akan menyerang instalasi nuklir Iran atau tidak. Dalam wawancara itu, ia juga meremehkan laporan bahwa para petinggi militer tidak mendukung serangan terhadap Iran.

Ia mengatakan "Israel tak bisa mengandalkan orang lain" saat berurusan dengan ancaman Iran. Ia membantah laporan sebelumnya yang menyatakan bahwa jajaran pejabat militer Israel menolak  kemungkinan untukmelakukan serangan terhadap Iran.

"Di Israel, jajaran politik membuat keputusan dan jajaran operasional melancarkannya," kata Perdana Menteri itu.

Menurut laporan harian Yediot Aharonoth, Selasa pagi, para pejabat di Washington baru-baru ini menyatakan bahwa eselon senior dalam keamanan Israel menentang operasi yang takkan melibatkan Amerika Serikat. Laporan itu, yang mengutip sejumlah sumber tanpa nama AS, menyatakan Panglima Angkatan Bersenjata Israel, Kepala Dinas Intelijen Militer, Panglima Angkatan Udara, Kepala Mossad keberatan terhadap serangan militer Israel terhadap Iran jika tanpa dukungan AS.

Para petinggi senior militer Israel yang lain telah mendapat serangan karena secara terbuka mengecam pernyataan pemerintah tentang Iran. Mantan direktur Mossad, Meir Dagan, dan mantan pemimpin Shin Bet, Yuval Diskin, sebelumnya telah memperingatkan serangan tanpa dukungan AS hanya akan membuat program nuklir Iran mundur beberapa tahun. Serangan itu juga bisa memicu konflik kawasan dengan konsekuensi bencana bagi Israel.

 

TERBARU
Gadget
Rabu, 29 Juli 2015 20.23 WIB
Motorola Jadikan Moto G Terbaru Anti-Air
e-Business
Software
Rabu, 29 Juli 2015 17.39 WIB
Windows 10 Resmi Meluncur di Indonesia
e-Business
Software
TERPOPULER
Minggu, 26 Juli 2015 11.12 WIB
Ini 5 Aplikasi yang Wajib Dihapus dari Android
Kamis, 23 Juli 2015 09.05 WIB
Ketika GoPro Direbus dan Dibakar
Sabtu, 25 Juli 2015 10.58 WIB
Google dan Facebook Dukung Samsung Lawan Apple
Sabtu, 25 Juli 2015 16.04 WIB
Mobil Google Rekam Aksi Perampok Bersenjata
Kamis, 23 Juli 2015 12.07 WIB
Xiaomi Rilis Mi 4i 32 GB
Kamis, 23 Juli 2015 09.38 WIB
Google Maps Bisa Tunjukkan Jejak Perjalanan