Crackberry Salah satu tampilan antarmuka di OS BlackBerry 10
KOMPAS.com -
Harapan terbaik RIM untuk bisa kembali bangkit bukanlah BlackBerry 10, tetapi Samsung.
Hal tersebut dijelaskan oleh dalam nota untuk investor oleh analis firma riset investasi Jeffries Perter Misek, yang mengatakan bahwa Samsung kemungkinan besar akan tertarik melisensi BlackBerry 10.
"Sepertinya RIM menyadari bahwa mereka sangat membutuhkan partner. Kami percaya perusahaan itu sedang mencoba berdiskusi dengan Samsung perihal lisensi sistem operasi BB10," tulis Misek dalam notanya.
Nota dari Misek ini memicu kenaikan harga saham RIM sebesar 4,24 persen ke 7,62 dollar AS per lembar pada penutupan perdagangan hari Rabu (8//8/2012) kemarin.
RIM sedang terbelit sejumlah masalah keuangan, sementara sistem operasi BB 10 yang akan menjadi andalan barunya ditunda hingga awal 2013. Apabila benar terjadi, lisensi BB 10 oleh Samsung akan meringankan beban RIM.
Lalu, keuntungan apa yang akan diperoleh Samsung lewat lisensi BB 10? Analis Recon Analytics Roger Entner mengatakan bahwa, dengan sistem operasi tersebut, Samsung bisa mengakses demografi pelanggan yang sebelumnya tidak terjangkau.
"Samsung bisa mendapat jalan untuk masuk ke segmen enterprise lewat infrastruktur e-mail," jelas Entner, seperti dikutip oleh
TechRadar. Entner melanjutkan, dengan melisensi OS BB10, Samsung juga bisa mengurangi ketergantungan terhadap Google.
Minggu lalu, CEO RIM Thorsten Heins mengakui bahwa pihaknya sangat mempertimbangkan opsi lisensi BB10 ke produsen lain.
Samsung sendiri telah mengeluarkan pernyataan berisi bantahan terhadap kabar yang mengatakan bahwa perusahaan asal Korea tersebut tertarik membeli RIM atau melisensi BB 10.