Pisah dari Sony, Ericsson Tak Lagi Bikin Ponsel

Ericsson

Ponsel Ericsson T20

EricssonPonsel Ericsson T20

JAKARTA, KOMPAS.com - Sony telah menyelesaikan pembelian seluruh saham Ericsson di perusahaan patungan Sony Ericsson pada Februari 2012.

Sony membentuk unit bisnis perangkat mobile yang diberi nama Sony Mobile Communications, sementara Ericsson, menyatakan diri tak lagi bermain dalam bisnis ponsel.

"Era Ericsson dalam bisnis ponsel sudah selesai. Ericsson telah berhenti membuat ponsel," kata CEO Grup Ericsson Hans Vestberg saat berkunjung ke Jakarta, Kamis (13/9/2012).

Bagi Vestberg, ini adalah keputusan yang berat, namun perusahaan asal Swedia itu meyakini langkah tersebut adalah kepetusan yang benar. Kini, Ericsson fokus sebagai produsen perangkat jaringan telekomunikasi.

Perusahaan Sony Ericsson didirikan pada Oktober 2001. Masing-masing pihak memiliki saham 50% di sana.

Rencana Sony akan membeli seluruh saham Ericsson di Sony Ericsson, terlontar secara resmi pada Oktober 2011. Proses pembelian saham diselesaikan Sony pada Februari 2012, dengan nilai 1,29 miliar dollar AS.

Meski demikian, hingga kini Sony masih memasang logo Sony Ericsson di smartphone Xperia yang berada di bawah merek Sony. Secara perlahan, Sony bakal melepas sepenuhnya logo Sony Ericsson tersebut dari smartphone Xperia yang berbasis Android.

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Internet
Minggu, 19 April 2015 19.27 WIB
Di Balik Layar “Balon Internet” Google Loon
Gadget
Minggu, 19 April 2015 17.03 WIB
Debat "Android Vs iOS" Berakhir Saling Tikam
Gadget
Minggu, 19 April 2015 16.33 WIB
Pabrik Android Oppo di Indonesia Beroperasi Mei
Software
Minggu, 19 April 2015 13.34 WIB
Pengguna WhatsApp Capai 800 Juta
Internet
TERPOPULER
Senin, 13 April 2015 08.15 WIB
Kenapa Orang Sumatera Ogah Pakai "Smartphone"?
Kamis, 16 April 2015 14.32 WIB
Begini Cara Bedakan Galaxy S6 Asli dan "KW"
Rabu, 15 April 2015 13.15 WIB
Dibongkar, "Harga Asli" Galaxy S6 Edge Terungkap
Senin, 13 April 2015 09.40 WIB
Layar Apple Watch Tak Mempan Dibor dan Dipalu
Selasa, 14 April 2015 11.21 WIB
Diperbarui, WhatsApp di Android Tampil Lebih Segar