Apple Rekrut Mantan Pekerja Google Maps

KOMPAS.com - Beberapa karyawan kontrak Google yang mengerjakan proyek Google Maps, dilaporkan tidak ingin berlama-lama bekerja di perusahaan tersebut.

Daripada hanya melanjutkan pengembangan aplikasi Maps, yang sebenarnya sudah nyaris selesai, ternyata para karyawan tersebut lebih memilih mencari tantangan baru dengan membangun sebuah aplikasi dari awal.  

Menurut seorang sumber yang tidak mau disebutkan namanya, Apple telah memerintahkan divisi rekrutmen untuk menampung mantan karyawan-karyawan Google Maps tersebut.

Apple diketahui ingin terus mengembangkan aplikasi peta milik mereka sendiri.

Sumber yang membocorkan info ini merupakan seorang kontraktor yang mengerjakan proyek Google Maps, sebagai anggota tim yang menggabungkan fitur Street View ke aplikasi tersebut.

Dikutip dari TechCrunch, para karyawan kontrak Google tersebut ingin menemukan tantangan baru setelah diharuskan mengembangkan pemetaan dalam ruangan.

"Banyak rekan kerja saya di Google Maps yang akhirnya pergi setelah kontrak mereka berakhir," kata sumber tersebut. "Beberapa orang mencari pekerjaan di bidang Geographic Information System (GIS) dan berakhir di Apple, setelah seorang perekrut menghubungi dia."

"Beberapa waktu ini, dia mendengar rumor kalau Apple akan mengembangkan platform pemetaan sendiri, dan dengan pengalamannya di Google, dia dapat dengan mudah diterima. Apple berusaha untuk membawa ia ke Cupertino dan sekarang dia telah mendapatkan bayaran yang pantas sebagai seorang analis GIS," lanjut sumber tersebut.

Masih menurut sang sumber, ada satu orang pekerja Google lainnya yang bekerja sebagai ketua proyek Google Maps, yang akhirnya meninggalkan East Coast (kantor Google di New York, AS) setelah kontraknya berakhir.

Ia pun akhirnya dihubungi oleh pihak perekrut Apple. Posisi yang didudukinya saat ini adalah manajer pengembangan produk, dan akan menerima bayaran sebesar 85 ribu dollar AS, belum termasuk biaya pindah dari East Coast.

Menurut analisis dari sumber TechCrunch tersebut, Apple memang harus melakukan perekrutan ini. Apple telah ketinggalan banyak sekali dari Google dalam masalah aplikasi pemetaan.

"Apple harus mengejar cukup banyak jika ingin membangun aplikasi peta yang kuat untuk menyaingi Google Maps, sehingga tidak membuat saya terkejut kalau Apple berusaha keras dalam memancing mantan dan karyawan Google."

Meski terbilang akurat, namun Apple memutuskan untuk membuang Google Maps dari sistem operasi iOS versi 6. Apple mengembangkan layanan peta digital sendiri bernama Apple Maps, yang dikerjakan bersama beberapa perusahaan yang bergerak di bidang peta digital dan navigasi.

Sayangnya, Apple Maps menuai banyak kritik pengguna perangkat mobile Apple. Layanan ini dinilai belum sedetail dan seakurat Google Maps.

Apakah dengan perekrutan karyawan Google ini akan membuat aplikasi peta Apple tidak membuat orang tersesat lagi?

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
Software
Minggu, 1 Maret 2015 10.45 WIB
Imes, Aplikasi Chatting yang Mengundang Tanya
Software
Minggu, 1 Maret 2015 10.15 WIB
Lewat Nomor Telepon, Twitter Cegah Pelecehan
Software
Minggu, 1 Maret 2015 09.15 WIB
Buatan Lokal, Imes Ingin Saingi Whatsapp dan Line
e-Business
Sabtu, 28 Februari 2015 13.10 WIB
BlackBerry Dukung Android for Work
Gadget
Sabtu, 28 Februari 2015 12.14 WIB
Baterai Mirror 3 Bisa Penuh dalam 90 Menit Saja
TERPOPULER
Rabu, 25 Februari 2015 09.52 WIB
Berani "Unlock" Modem Bolt? Siap-siap Dipidana
Selasa, 24 Februari 2015 08.05 WIB
Begini Cara "BBM-an" di PC dan Tablet
Minggu, 22 Februari 2015 15.45 WIB
Pengguna BlackBerry Kini Bisa "BBM-an" di PC
Selasa, 24 Februari 2015 10.24 WIB
Arti di Balik Nama "Samsung"
Jumat, 27 Februari 2015 12.33 WIB
Dukungan untuk Ahok, dari Twitter Sampai Facebook
Rabu, 25 Februari 2015 12.22 WIB
Sony Perkenalkan Ponsel Android 4G Murah
Selasa, 24 Februari 2015 21.17 WIB
AS Pertanyakan Aturan soal "Smartphone" Indonesia
Rabu, 25 Februari 2015 08.03 WIB
Ketika Layar Xiaomi Mi4 Dijepit Kepiting