U19 banner dropdown

Nokia Asha 308 dan 309 Dirilis Pertama Kali di Indonesia

Dibaca:
Komentar :
engadget

Nokia Asha 308 dan Asha 309.

JAKARTA, KOMPAS.com — Tidak ada Lumia 510 pada acara "Global Launch" Nokia pada Selasa (25/9/2012) ini di Indonesia. Di ajang ini, Nokia ternyata mengumumkan jajaran baru ponsel seri Asha, yaitu Asha 308 dan Asha 309.

Kedua produk tersebut diumumkan dan diperkenalkan pertama kalinya secara global di Indonesia. Indonesia dipilih karena dianggap merupakan pasar yang sangat penting bagi Nokia.

Nokia sendiri mengklasifikasikan Asha 308 dan Asha 309 dalam ponsel kelas low-end. Menurut GFK dan IDC, kedua perangkat tersebut masuk ke klasifikasi kelas perangkat dengan harga terjangkau.

Perbedaan antara Asha 308 dan Asha 309 terletak di dukungan terhadap SIM card.

"Asha 308 mendukung dual-SIM card, sedangkan Asha 309 hanya mendukung satu kartu SIM," ujar Jussi Nevanlinna, VP Product Marketing Nokia.

Perbedaan lain, Asha 308 tidak dilengkapi dengan wi-fi. Sedangkan Asha 309 sudah dilengkapi dengan fitur tersebut.

Nokia mengedepankan kemampuan baterai dari Nokia Asha tersebut. "Dalam keadaan stand-by, Asha mampu bertahan selama 42 hari," jelas Nevanlinna.

Spesifikasi lain dari Asha 308 dan Asha 309 tidaklah terlalu berbeda. Keduanya menggunakan layar sentuh berukuran 3 inci dengan resolusi WQVGA.

Sebagai dapur pacunya, Asha 308 dan Asha 309 menggunakan prosesor dengan clock speed 800MHz.

Walaupun ada di kelas low-end, Nokia sudah menyertakan perangkat ini dengan kamera 2MP. Kapasitas penyimpanan ini sebesar 20MB. Dalam paket penjualan, nantinya akan disertakan kartu microSD dengan kapasitas 2GB.

Nokia membanderol Asha 308 dan Asha 309 dengan harga di bawah Rp 1 juta. Dua feature phone ini akan tersedia di Indonesia pada kuartal keempat 2012 ini.

Pada kesempatan yang sama, Nokia juga memperkenalkan versi terbaru dari browser Xpress. Nokia mengklaim browser ini mampu menghadirkan kompresi data hingga 90 persen.

"Sistem akan menarik semua data ke server kami. Kemudian, sistem akan mengenkripsi 90 persen data tersebut dan akan langsung dikirim ke ponsel Asha," kata Jussi Nevanlinna. "Fitur ini dapat membuat browsing internet lebih cepat," tutupnya.

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
e-Business
Selasa, 30 September 2014 16.44 WIB
Gabungan Karyawan 3 Raksasa TI Kalah dari Samsung
Internet
Selasa, 30 September 2014 15.40 WIB
16 ISP Sudah Dilaporkan, 180 ISP Masih Menunggu
Gadget
Selasa, 30 September 2014 14.36 WIB
Android Bekas Dijadikan "Polhut" di Kalimantan
Internet
Selasa, 30 September 2014 13.36 WIB
Mulai Hari Ini, Tifatul Bukan Lagi Menkominfo
Software
Selasa, 30 September 2014 13.04 WIB
BlackBerry Umumkan Jumlah Pengguna Aktif BBM
TERPOPULER
Rabu, 24 September 2014 06.25 WIB
Internet Indonesia Terancam Mati Total
Jumat, 26 September 2014 15.00 WIB
Protes RUU Pilkada, "Netizen" Jadikan SBY Foto Guyonan
Kamis, 25 September 2014 09.49 WIB
Yuk, Ikut Petisi Cegah Internet Indonesia Mati Total
Rabu, 24 September 2014 07.39 WIB
Onno Purbo Bersuara Soal Internet Mati Total
Jumat, 26 September 2014 11.47 WIB
#ShameOnYouSBY Jadi "Trending Topic" Dunia
Minggu, 28 September 2014 12.48 WIB
Benarkah Twitter Blokir #ShameOnYouSBY?
Selasa, 30 September 2014 11.22 WIB
Penjelasan Twitter soal Hilangnya "ShameOnYouSBY"
Rabu, 24 September 2014 12.21 WIB
Tiga iPhone 6 Melengkung Beredar di Internet
Kamis, 25 September 2014 08.28 WIB
Kirim Pesan BBM Bisa Lewat PC dan Tablet