Strategi Startup Digital Masuk Indonesia - Kompas.com

Strategi Startup Digital Masuk Indonesia

Kompas.com - 05/10/2012, 19:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah perusahaan digital yang memiliki banyak pengguna dan telah menghasilkan laba, pasti punya rencana untuk memperluas jangkauan pasarnya. Dibutuhkan strategi matang untuk menggaet pasar internasional, terutama pasar penting seperti Indonesia.

Dalam Konferensi Sparxup 2012 di Plaza Bapindo Jakarta, Jumat (5/10/2012), lima perusahaan digital sukses berbagi strategi tentang cara mereka untuk memperluas pasar. Kelima perusahaan itu adalah Foursquare, Evernote, Microsoft, Gree, dan Freelancer.com.

Hal pertama yang dilakukan untuk memperluas pasar, adalah dengan menyediakan bahasa lokal. Bahasa Inggris memang menjadi bahasa internasional, namun, semua perusahaan tersebut merasa perlu menyediakan bahasa Indonesia agar lebih banyak pengguna lokal yang memakai layanan mereka.

Besar harapan, mereka mendapat pengguna yang loyal berkat bahasa lokal.

Foursquare mengetahui bahwa banyak masyarakat Indonesia yang memakai smartphone BlackBerry. Mereka pun membuat aplikasi Foursquare untuk BlackBerry.

Head of Platform Foursquare Akshay Patil mengatakan, belum merasa perlu membuka kantor di Indonesia. Begitu juga dengan Evernote.

Foursquare memilih untuk menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, dan membuka pemrograman antarmuka aplikasi (Application Programming Interface/API) kepada pengembang aplikasi yang ingin membuat aplikasi dan memakai layanan Foursquare.

Perusahaan software perkantoran berbasis awan untuk perangkat mobile, Evernote, memandang Indonesia sebagai pasar penting. Bulan Juni lalu, Evernote menggelar acara di Jakarta untuk mempromosikan bahwa mereka telah menyediakan Bahasa Indonesia di layanannya.

Evernote berkomitmen merangkul pengembang aplikasi Indonesia dalam membangun API dengan menggelar acara kompetisi pembuatan aplikasi.

Sedangkan situs web Freelancer.com, merasa perlu memiliki Country Manager untuk Indonesia. Karena, ada sistem pembayaran yang harus dikerjakan oleh tim di Indonesia, dan untuk menumbuhkan jumlah pengguna di Indonesia.

Microsoft telah lama membuka kantor di Indonesia. Perusahaan software yang didirikan oleh Bill Gates ini menjalin kerjasama dengan distributor untuk menjual produk mereka. Selain itu, Microsoft bisa disebut sebagai salah satu perusahaan yang menjalin hubungan baik dengan para pengembang aplikasi.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorWicaksono Surya Hidayat
    Close Ads X
    Close [X]
    Radio Live Streaming
    Sonora FM • Motion FM • Smart FM