"Guru Besar" OpenBTS Berduet di Serpong

Dibaca:
Komentar :
dok. STKIP Surya

Onno W Purbo dan Kurtis Heimerl sedang menjelaskan soal OpenBTS di STKIP Surya, Serpong, Tangerang.
dok. STKIP Surya Onno W Purbo dan Kurtis Heimerl sedang menjelaskan soal OpenBTS di STKIP Surya, Serpong, Tangerang.

KOMPAS.com - Dua orang guru teknologi OpenBTS hadir di Serpong. Ilmu yang mereka bawakan menggelitik kondisi telekomunikasi di Indonesia.

Kedua guru tersebut adalah Onno W Purbo, praktisi teknologi informasi yang gemar mengoprek teknologi terbuka, dan Kurtis Heimerl, developer OpenBTS dari University of California, Berkeley, Amerika Serikat.

Pada Senin, 29 Oktober 2012, keduanya berduet di Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Surya, Serpong, Tangerang. Dalam sebuah sesi yang dihadiri oleh lebih dari 150 mahasiswa, dosen, siswa SMK dan praktisi industri.

Duet Onno dan Heimerl menyampaikan ilmu tentang OpenBTS, sebuah teknologi alternatif untuk membangun Base Transceiver Station untuk telekomunikasi GSM berbasis software.

OpenBTS memungkinkan implementasi Open Source pada jaringan GSM dan membuka peluang bagi masyarakat di daerah terpencil untuk tidak tergantung ke jaringan operator selular yang tak juga merambah wilayah mereka.

Ilmu OpenBTS memang cukup menggelitik, di saat operator telekomunikasi berlomba-lomba dengan berbagai penawaran bombastis, masih banyak wilayah Indonesia yang bahkan belum terpenuhi kebutuhan telekomunikasi dasar.

Patut dipahami, operator telekomunikasi memang sulit untuk beroperasi secara komersial di wilayah terpencil. Apalagi, kondisi geografis Indonesia sangat beragam dan seringkali menyulitkan. Secara kalkulasi ekonomi, hal ini membuat penyebaran infrastruktur ke wilayah terpencil tidak "masuk akal".

Onno dan Heimerl berharap, penyebaran teknologi OpenBTS mampu memberikan alternatif untuk mengatasi masalah tersebut.

Heimerl, yang sedang menyelesaikan program doktoral di Berkeley, merupakan pengembang aplikasi OpenBTS. Ia terlibat sejak awal dan boleh dibilang turut melahirkan teknologi tersebut.

Saat ini, Heimerl sedang melakukan implementasi OpenBTS untuk daerah terpencil di Wamena, Papua.

 

TERBARU
e-Business
Sabtu, 25 Oktober 2014 15.08 WIB
Perusahaan Aplikasi Taksi Disuntik Rp 1 Triliun
Internet
Sabtu, 25 Oktober 2014 14.20 WIB
Kegiatan Taiwan Excellence di Indonesia 2014
Internet
Sabtu, 25 Oktober 2014 13.10 WIB
Indosat Gandeng Google untuk Peringatan Dini Tsunami
Gadget
Internet
Sabtu, 25 Oktober 2014 11.06 WIB
Trafik Data Telkomsel Melonjak 147 Persen
TERPOPULER
Senin, 20 Oktober 2014 17.10 WIB
Diprotes, Bolt Ubah Paket Langganan Internet
Rabu, 22 Oktober 2014 10.21 WIB
Kiprah "Smartphone" Nokia Resmi Berakhir
Kamis, 23 Oktober 2014 17.23 WIB
Kaesang Putra Jokowi "Nge-blog" JKT48 dan Jomblo
Senin, 20 Oktober 2014 13.26 WIB
"Netizen" Sambut Presiden Jokowi dengan Aneka Kartun
Senin, 20 Oktober 2014 11.02 WIB
Becak Terguling, iPhone 6 Terbakar
Selasa, 21 Oktober 2014 12.11 WIB
Galaxy S6 Diharapkan Jadi Penyelamat Samsung
Kamis, 23 Oktober 2014 14.13 WIB
Hitung Soal Matematika Pakai Kamera Ponsel
Selasa, 21 Oktober 2014 16.24 WIB
Google Messenger di Android "Lollipop" Mirip WhatsApp
Kamis, 23 Oktober 2014 10.17 WIB
Dibongkar, Ada Sony di Galaxy Note 4