'Software' Otomatis Bisa Tulis Buku Sendiri

extremetech.com

extremetech.com

KOMPAS.com Biasanya, buku tentang sebuah topik dibuat oleh penulis yang bisa menghabiskan waktu berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun mengumpulkan data. Namun, kini sudah ada aplikasi yang bisa mengerjakan semua proses itu secara otomatis, dalam hitungan menit pula.

Aplikasi tersebut adalah buah karya Philip M Parker, seorang profesor pemasaran di sekolah bisnis INSEAD. Algoritma yang diterapkan Parker dalam software komputer ini membuatnya mampu mengompilasi data dalam jumlah besar dalam waktu singkat.

Uniknya, buku ditulis secara "on-demand" atau sesuai permintaan. Misalnya seseorang ingin "menulis" buku tentang flu burung, dia cukup mengetikkan kata kunci terkait di dalam software seperti "sebaran flu burung di seluruh dunia", dan aplikasi pun akan secara otomatis mencari dan mengompilasi seluruh data menjadi satu buku yang jumlah halamannya bisa mencapai ratusan.

Aplikasi ini akan membuka aplikasi word processor, menulis kata-kata, membuat tabel, grafik, serta menempatkannya dalam tulisan, persis seperti penulis buku sungguhan. Waktu yang diperlukan? Hanya beberapa menit hingga beberapa jam.

Software ciptaan Parker itu terbukti efektif. Sebanyak 800.000 buku yang "ditulis" oleh perusahaannya kini dijual oleh Amazon. Beberapa organisasi lain pun telah membayarnya untuk mengompilasi data guna disertakan dalam laporan.

Teknologi pembuatan secara otomatis oleh komputer ini pun tak terbatas untuk menulis buku saja. Video game juga bisa diciptakan tanpa banyak intervensi oleh manusia.

Akan tetapi, tentu ada batasan. Tulisan kreatif seperti novel atau produk entertainment, misalnya, tak bisa dibuat oleh software Parker. Yang jelas, proses pengumpulan data bisa jauh dipermudah.

Seperti apa cara kerja aplikasi buatan Parker tersebut? Profesor yang bersangkutan menjelaskannya dalam video di bawah ini. 

 

TERBARU
Gadget
Kamis, 2 Juli 2015 15.06 WIB
Bocoran Spesifikasi Hardware Xiaomi Mi 5
Gadget
Kamis, 2 Juli 2015 14.26 WIB
Android OnePlus 2 Disinyalir Berbahan Logam
e-Business
Kamis, 2 Juli 2015 13.35 WIB
Asosiasi E-commerce Komentari Go-Jek dan Uber
e-Business
Kamis, 2 Juli 2015 13.05 WIB
Jika Elevenia Alami "iPhone 6 Jadi Sabun"
Software
Kamis, 2 Juli 2015 12.29 WIB
Google Keliru Labeli Manusia Sebagai Gorila