Selasa, 21 Mei 2013
Selamat Datang   |    Register   |  

WhatsApp Dianggap Melanggar Hukum

Dibaca:
Komentar :
CNET

Logo WhatsApp

CNET Logo WhatsApp



KOMPAS.com — Aplikasi pesan instan WhatsApp harus berurusan dengan hukum privasi karena dianggap memaksa pengguna untuk memberi akses daftar kontak di ponsel, Senin (28/1/2013). Para peneliti teknologi dari Belanda dan Kanada menemukan bahwa WhatsApp menyimpan nomor telepon non-pengguna.

Pelanggaran itu dilaporkan oleh Kantor Komisaris Privasi Kanada dan Lembaga Perlindungan Data Belanda dalam laporan bersama pengaduan penyalahgunaan informasi pribadi oleh perusahaan internet.

Kedua lembaga itu mengatakan, WhatsApp melanggar Undang-Undang Privasi karena pengguna diharuskan memberi akses ke semua nomor telepon dalam daftar kontak atau buku alamat. Selain merugikan pengguna aplikasi, hal ini juga merugikan non-pengguna WhatsApp yang nomor teleponnya telah diakses.

"Hal ini bertentangan dengan hukum privasi," kata Jacob Kohnstamm, Ketua Lembaga Perlindungan Data Belanda, seperti dikutip dari Reuters.

Menurutnya, baik pengguna maupun non-pengguna WhatsApp harus memiliki kendali atas data pribadi mereka. Pengguna juga harus diberi pilihan soal keputusan untuk membagi daftar kontak dengan WhatsApp.

Menurut para peneliti teknologi dari Kanada dan Belanda, WhatsApp sebelumnya telah berkomitmen mengubah kebijakan untuk melindungi privasi penguna. Lembaga Perlindungan Data Belanda berjanji untuk terus memantau dan tak segan-segan memberi hukuman jika tim pengembang WhatsApp masih melakukan pelanggaran privasi.

Pihak pengembang aplikasi WhatsApp hingga kini belum memberi pernyataan resmi.

WhatsApp merupakan aplikasi pesan instan lintas platform terpopuler yang tersedia untuk iPhone, Android, BlackBerry, Windows Phone, hingga ponsel fitur. Memiliki 100 juta pengguna aktif harian, WhatsApp juga bisa digunakan untuk mengirim dan menerima file audio, foto, dan video berdurasi singkat.

WhatsApp Inc didirikan pada 2009 oleh Brian Acton and Jan Koum, dua pemuda mantan karyawan Yahoo! yang saat ini tinggal di Santa Clara, California.

Pada hari terakhir tahun 2012 atau tepatnya 31 Desember 2012, trafik WhatsApp mencatat rekor baru karena mencapai 18 miliar pesan. Saat itu ada 7 miliar pesan yang masuk dan 11 miliar pesan yang keluar.

 

TERBARU
Internet
Selasa, 21 Mei 2013 13.52 WIB
Yahoo Jepang Sempat "Diintip" Peretas
Software
Selasa, 21 Mei 2013 12.50 WIB
Samsung Gelar Kompetisi Rp 7,8 Miliar
Internet
Selasa, 21 Mei 2013 10.19 WIB
Dibeli Yahoo, Tumblr Janji Tak Berubah
Software
Selasa, 21 Mei 2013 08.40 WIB
Itsdagram, "Jembatan" Instagram di Windows Phone
Internet
Selasa, 21 Mei 2013 07.47 WIB
Flickr Kini Tawarkan Kapasitas 1 Terabyte
TERPOPULER
Sabtu, 18 Mei 2013 17.46 WIB
YouTube Bakal Bebas "Buffering"
Minggu, 19 Mei 2013 15.13 WIB
iPhone 5 Meledak di Bangkok
Minggu, 19 Mei 2013 14.18 WIB
Penyesalan Intel Menolak Tawaran Apple
Sabtu, 18 Mei 2013 13.27 WIB
Seperti iPhone, iPad Juga Bisa BBM-an?
Senin, 20 Mei 2013 15.07 WIB
FBI Bisa Intip Isi "E-Mail" Seenaknya
Sabtu, 18 Mei 2013 11.28 WIB
Bill Gates Rebut Gelar Orang Terkaya di Dunia
Senin, 20 Mei 2013 09.58 WIB
"Iron Man" Bisa Isi Baterai Gadget
Senin, 20 Mei 2013 16.03 WIB
Galaxy S4 Dinobatkan Paling "Hijau"