U19 banner dropdown

WhatsApp Dianggap Melanggar Hukum

Dibaca:
Komentar :

CNET Logo WhatsApp



KOMPAS.com — Aplikasi pesan instan WhatsApp harus berurusan dengan hukum privasi karena dianggap memaksa pengguna untuk memberi akses daftar kontak di ponsel, Senin (28/1/2013). Para peneliti teknologi dari Belanda dan Kanada menemukan bahwa WhatsApp menyimpan nomor telepon non-pengguna.

Pelanggaran itu dilaporkan oleh Kantor Komisaris Privasi Kanada dan Lembaga Perlindungan Data Belanda dalam laporan bersama pengaduan penyalahgunaan informasi pribadi oleh perusahaan internet.

Kedua lembaga itu mengatakan, WhatsApp melanggar Undang-Undang Privasi karena pengguna diharuskan memberi akses ke semua nomor telepon dalam daftar kontak atau buku alamat. Selain merugikan pengguna aplikasi, hal ini juga merugikan non-pengguna WhatsApp yang nomor teleponnya telah diakses.

"Hal ini bertentangan dengan hukum privasi," kata Jacob Kohnstamm, Ketua Lembaga Perlindungan Data Belanda, seperti dikutip dari Reuters.

Menurutnya, baik pengguna maupun non-pengguna WhatsApp harus memiliki kendali atas data pribadi mereka. Pengguna juga harus diberi pilihan soal keputusan untuk membagi daftar kontak dengan WhatsApp.

Menurut para peneliti teknologi dari Kanada dan Belanda, WhatsApp sebelumnya telah berkomitmen mengubah kebijakan untuk melindungi privasi penguna. Lembaga Perlindungan Data Belanda berjanji untuk terus memantau dan tak segan-segan memberi hukuman jika tim pengembang WhatsApp masih melakukan pelanggaran privasi.

Pihak pengembang aplikasi WhatsApp hingga kini belum memberi pernyataan resmi.

WhatsApp merupakan aplikasi pesan instan lintas platform terpopuler yang tersedia untuk iPhone, Android, BlackBerry, Windows Phone, hingga ponsel fitur. Memiliki 100 juta pengguna aktif harian, WhatsApp juga bisa digunakan untuk mengirim dan menerima file audio, foto, dan video berdurasi singkat.

WhatsApp Inc didirikan pada 2009 oleh Brian Acton and Jan Koum, dua pemuda mantan karyawan Yahoo! yang saat ini tinggal di Santa Clara, California.

Pada hari terakhir tahun 2012 atau tepatnya 31 Desember 2012, trafik WhatsApp mencatat rekor baru karena mencapai 18 miliar pesan. Saat itu ada 7 miliar pesan yang masuk dan 11 miliar pesan yang keluar.

Editor: Wicak Hidayat
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Facebook Beli WhatsApp

 

TERBARU
e-Business
Selasa, 30 September 2014 16.44 WIB
Gabungan Karyawan 3 Raksasa TI Kalah dari Samsung
Internet
Selasa, 30 September 2014 15.40 WIB
16 ISP Sudah Dilaporkan, 180 ISP Masih Menunggu
Gadget
Selasa, 30 September 2014 14.36 WIB
Android Bekas Dijadikan "Polhut" di Kalimantan
Internet
Selasa, 30 September 2014 13.36 WIB
Mulai Hari Ini, Tifatul Bukan Lagi Menkominfo
Software
Selasa, 30 September 2014 13.04 WIB
BlackBerry Umumkan Jumlah Pengguna Aktif BBM
TERPOPULER
Rabu, 24 September 2014 06.25 WIB
Internet Indonesia Terancam Mati Total
Jumat, 26 September 2014 15.00 WIB
Protes RUU Pilkada, "Netizen" Jadikan SBY Foto Guyonan
Kamis, 25 September 2014 09.49 WIB
Yuk, Ikut Petisi Cegah Internet Indonesia Mati Total
Rabu, 24 September 2014 07.39 WIB
Onno Purbo Bersuara Soal Internet Mati Total
Jumat, 26 September 2014 11.47 WIB
#ShameOnYouSBY Jadi "Trending Topic" Dunia
Minggu, 28 September 2014 12.48 WIB
Benarkah Twitter Blokir #ShameOnYouSBY?
Selasa, 30 September 2014 11.22 WIB
Penjelasan Twitter soal Hilangnya "ShameOnYouSBY"
Rabu, 24 September 2014 12.21 WIB
Tiga iPhone 6 Melengkung Beredar di Internet
Kamis, 25 September 2014 08.28 WIB
Kirim Pesan BBM Bisa Lewat PC dan Tablet