Terungkap, Virus Nuklir Versi Setengah

Dibaca:
Komentar :
AP

Peralatan baru pengayaan uranium dipasang di fasilitas nuklir Natan.

AP Peralatan baru pengayaan uranium dipasang di fasilitas nuklir Natan.

KOMPAS.com - Stuxnet kerap disebut sebagai virus mata-mata nuklir. Ini karena, setelah dianalisa, program jahat itu memiliki kemampuan mensabotase fasilitas nuklir milik Iran.

Symantec, dalam blog resminya, mengatakan bahwa tim Symantec Security Response telah menemukan dan menganalisa versi awal dari malware ini.

Sebelumnya, Stuxnet paling "tua" yang ditemukan adalah versi 1.001. Versi yang dianalisa oleh Symantec ini adalah versi 0.5 (versi setengah).

Jika versi 1.001 diperkirakan beredar pada 2009, versi 0.5 diperkirakan beredar mulai 2007. Bahkan, ada indikasi peredarannya terjadi sejak 2005.

Selain diakui sebagai versi paling tua dari Stuxnet, varian ini juga menegaskan indikasi bahwa ia dibangun di atas platform Flamer.

Penyebaran Stuxnet 0.5 dilakukan melalui beberapa hal, termasuk perangkat USB. Sasarannya adalah file proyek Step7 (.s7p). Step7 biasa digunakan untuk pemrograman di perangkat kendali Siemens.

Stuxnet 0.5 dikatakan tidak mengandung kode untuk mengeksploitasi celah di produk Microsoft. Sasarannya jelas adalah perangkat Siemens 417 Programmable Logic Controller.

Stuxnet 0.5 disebutkan hanya beroperasi hingga 4 Juli 2009 sebelum menghancurkan diri. Namun, Symantec menemukan masih ada sejumlah kecil infeksi dorman (non-aktif) di dunia hingga saat ini.

 

TERBARU
e-Business
Minggu, 26 Oktober 2014 13.18 WIB
Big Data Saja Tak Cukup, Saatnya untuk Smart Data
Gadget
Minggu, 26 Oktober 2014 10.15 WIB
Diancam "Smartphone Zoom", Apa Akal Canon?
e-Business
Minggu, 26 Oktober 2014 09.12 WIB
Happy Run: Olahraga, Amal dan Taiwan
e-Business
Sabtu, 25 Oktober 2014 15.08 WIB
Perusahaan Aplikasi Taksi Disuntik Rp 1 Triliun
Internet
Sabtu, 25 Oktober 2014 14.20 WIB
Kegiatan Taiwan Excellence di Indonesia 2014
TERPOPULER
Senin, 20 Oktober 2014 17.10 WIB
Diprotes, Bolt Ubah Paket Langganan Internet
Rabu, 22 Oktober 2014 10.21 WIB
Kiprah "Smartphone" Nokia Resmi Berakhir
Kamis, 23 Oktober 2014 17.23 WIB
Kaesang Putra Jokowi "Nge-blog" JKT48 dan Jomblo
Senin, 20 Oktober 2014 13.26 WIB
"Netizen" Sambut Presiden Jokowi dengan Aneka Kartun
Senin, 20 Oktober 2014 11.02 WIB
Becak Terguling, iPhone 6 Terbakar
Kamis, 23 Oktober 2014 14.13 WIB
Hitung Soal Matematika Pakai Kamera Ponsel
Selasa, 21 Oktober 2014 12.11 WIB
Galaxy S6 Diharapkan Jadi Penyelamat Samsung
Kamis, 23 Oktober 2014 10.17 WIB
Dibongkar, Ada Sony di Galaxy Note 4
Senin, 20 Oktober 2014 14.29 WIB
Ucapan Selamat untuk Jokowi Iklankan Prosesor