Meraup Miliaran Rupiah dari Akun Twitter

Dibaca:
Komentar :
KONTAN/DOK PRIBADI

KOMPAS.com  Ide bisnis bisa muncul dari mana saja. Seperti yang dilakoni Willy Jonathan, ia memanfaatkan teknologi mikroblog Twitter, yang sedang digandrungi banyak kalangan, sebagai bisnis yang menguntungkan. Meskipun hanya berisi 140 karakter, Twitter menjadi media yang menarik untuk berpromosi.

Dari bisnis Twitter, pendiri @Info Jakarta ini mampu mengantongi omzet hingga Rp 1 miliar dalam setahun. Maklum, akun @Info Jakarta yang dikelolanya kini sudah memiliki 400.820 followers. Tarif sekali tayang iklan di akun ini capai Rp 4 juta.

Belum lagi, sederet akun lainnya berbasis kota yang dimilikinya, seperti Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Malang, dan Palembang. "Jadi, beberapa promosi bisa dikicaukan melalui beberapa akun," tutur pria 33 tahun ini.

Ide menjalankan bisnis ini berawal dari hobinya berbagi informasi seputar kota Jakarta di akun Twitter. Awalnya, pada Januari 2010, ia membuat akun @Info Jakarta untuk menyalurkan hobi itu.

Tak disangka, banyak yang menjadi follower. Lulusan Hubungan Internasional Universitas Parahyangan ini melihat peluang bisnis dari akun yang memiliki ratusan ribu followers. Makanya, mulai 2011, ia menawarkan peluang kerja sama dengan pelaku usaha kecil menengah (UMKM), bahkan pemilik brand ternama.

Gayung bersambut, banyak klien yang berminat. Bahkan, kini saban bulan dia bisa kedatangan 11-20 klien baru. Akun @Info Jakarta memosisikan bisnis untuk followers berusia 25-34 tahun, yang rata-rata karyawan dan mahasiswa.

Willy memang bukan orang baru di bisnis media. Pada umur 21, ia menerbitkan majalah pertamanya, Suave Magazine. Ini satu-satunya media komunitas yang mengiringi pertumbuhan distribution clothing atau distro di Bandung.

Kata Willy, Twitter terbukti cukup efektif mempromosikan produk atau event. Terlebih lagi, fakta menunjukkan Jakarta menjadi kota yang warganya teraktif menggunakan Twitter di dunia.

Meski begitu, ia belum berencana menambah akun Twitter, lantaran masih fokus mengembangkan akun-akun yang sudah ada. "Sebab, tren Twitter belum bisa diprediksi berlangsung jangka panjang atau tidak, jadi saya tidak bisa mengandalkan pemasukan dari situs ini," ungkapnya.

Sebagai ekspansi, Willy sedang mengembangkan situs www.infojkt.com, dan mendirikan digital marketing consultant bertajuk Marketbiz. (Marantina/Kontan)

 

 

TERBARU
e-Business
Kamis, 24 April 2014 11.21 WIB
Apple Jual 44 Juta iPhone, 4S Masih Primadona
Internet
Kamis, 24 April 2014 10.55 WIB
Serangan Cyber Indonesia Turun, "Juara" 4 Sedunia
Gadget
Kamis, 24 April 2014 10.20 WIB
OnePlus One, Android Murah "Pembunuh Nexus"
e-Business
Kamis, 24 April 2014 10.05 WIB
Samsung Tuding FaceTime Apple Ilegal
Gadget
Kamis, 24 April 2014 09.40 WIB
Kamera Lytro Illum, Jepret Dulu Fokus Belakangan
TERPOPULER
Senin, 21 April 2014 12.46 WIB
Ini Cara "Nge-charge" Smartphone yang Benar
Jumat, 18 April 2014 19.06 WIB
Tips Membersihkan File Sampah di Android
Minggu, 20 April 2014 20.08 WIB
Inilah "Software" Anti-sadap yang Dipakai Snowden
Senin, 21 April 2014 14.39 WIB
Internet Indonesia Ketiga Terpelan di ASEAN
Selasa, 22 April 2014 16.26 WIB
Telkomsel Bakal Jual Google Glass, Harganya?
Sabtu, 19 April 2014 19.23 WIB
7 Mitos soal Celah Internet "Heartbleed"
Kamis, 17 April 2014 11.48 WIB
Cara Telkom Hadirkan Internet Kencang di IndiHome
Selasa, 22 April 2014 15.36 WIB
Perang Paten, 10 Rahasia Apple-Samsung Terungkap