Sony Indonesia Tetap Andalkan Produk Audio Visual

Dibaca:
Komentar :
Aditya Panji/KompasTekno

Sony

Aditya Panji/KompasTekno Sony

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan teknologi Sony terus menggempur pasar Indonesia dengan produk elektronik audio dan visual. Di tengah persaingan yang ketat, perusahaan mengklaim bisnisnya tetap tumbuh di Indonesia.

Presiden Sony Indonesia Satoru Arai mengatakan, bisnis Sony tumbuh 40 persen pada tahun 2012. "Di tahun 2013, Sony menargetkan bisa tumbuh hingga 60 persen," kata Arai di Jakarta, Kamis (11/4/2013).

Ia optimis target itu bisa dicapai karena Sony akan memperluas jalur distribusi dengan membangun kantor cabang di beberapa kota. "Kita sudah memiliki 9 kantor cabang di Indonesia, dan akan bertambah jadi 13. Jumlah service center juga akan ditambah," ujarnya.

Audio visual

Dalam acara Sony Partners Conference 2013 bertajuk Rhythm in Harmony, perusahaan Jepang masih mengandalkan teknologi audio visual untuk dunia hiburan, antara lain televisi, kamera, home theater, pemutar musik digital Walkman nirkabel dan tahan air, pengeras suara, hingga ponsel pintar berbasis Android

Salah satu yang menarik perhatian adalah televisi berteknologi 4K yang ada pada dua produk televisi Sony seri X. Menurut standar yang dibuat Consumer Electronics Association, produk televisi 4K harus memiliki resolusi 3.840 x 2.160 pixel. Video yang mengusung label 4K juga harus memiliki resolusi standar tersebut.

Dengan resolusi yang demikian kaya, mata Anda akan dimanjakan oleh detail dan warna tajam yang mirip seperti aslinya. Standar 4K itu jauh di atas standar resolusi high definition (HD) yaitu 1.280 x 720 pixel, dan full-HD (1.920 x 1.080 pixel) yang saat ini telah menjadi produk konsumen.

Sayangnya, televisi 4K saat ini belum menjadi produk konsumen "sah", mengingat harganya yang terlalu tinggi.

Ponsel pintar Android


Untuk ikut memeriahkan pasar perangkat mobile, Sony memiliki unit bisnis Sony Mobile Communications yang khusus menjalankan bisnis ponsel pintar berbasis Android. Ponsel andalan yang sekarang adalah Xperia Z, yang diharapkan bisa bersaing dengan ponsel Android premium lain.

Xperia Z mengusung layar 5 inci, serta didesain tahan air dan tahan debu. Ia menyandang sertifikat IP 55 dan 57, sebuah standar ketahanan internasional. Xperia Z bisa diajak menyelam di kedalaman 1 meter selama 30 menit.

Ponsel ini dibekali dengan teknologi terkini dari Sony. Ia memakai Mobile Bravia Engine 2 pada layar, teknologi sensor Exmor RS pada kamera, serta perangkat lunak Walkman untuk memperkaya pengalaman mendengarkan musik. 

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
e-Business
Sabtu, 25 Oktober 2014 15.08 WIB
Perusahaan Aplikasi Taksi Disuntik Rp 1 Triliun
Internet
Sabtu, 25 Oktober 2014 14.20 WIB
Kegiatan Taiwan Excellence di Indonesia 2014
Internet
Sabtu, 25 Oktober 2014 13.10 WIB
Indosat Gandeng Google untuk Peringatan Dini Tsunami
Gadget
Internet
Sabtu, 25 Oktober 2014 11.06 WIB
Trafik Data Telkomsel Melonjak 147 Persen
TERPOPULER
Senin, 20 Oktober 2014 17.10 WIB
Diprotes, Bolt Ubah Paket Langganan Internet
Rabu, 22 Oktober 2014 10.21 WIB
Kiprah "Smartphone" Nokia Resmi Berakhir
Kamis, 23 Oktober 2014 17.23 WIB
Kaesang Putra Jokowi "Nge-blog" JKT48 dan Jomblo
Senin, 20 Oktober 2014 13.26 WIB
"Netizen" Sambut Presiden Jokowi dengan Aneka Kartun
Senin, 20 Oktober 2014 11.02 WIB
Becak Terguling, iPhone 6 Terbakar
Selasa, 21 Oktober 2014 12.11 WIB
Galaxy S6 Diharapkan Jadi Penyelamat Samsung
Kamis, 23 Oktober 2014 14.13 WIB
Hitung Soal Matematika Pakai Kamera Ponsel
Selasa, 21 Oktober 2014 16.24 WIB
Google Messenger di Android "Lollipop" Mirip WhatsApp
Kamis, 23 Oktober 2014 10.17 WIB
Dibongkar, Ada Sony di Galaxy Note 4