U19 banner dropdown

Domain "Desa.id" Sudah Bisa Diadopsi

Dibaca:
Komentar :

Domain internet desa.id

JAKARTA, KOMPAS.com — Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi) meluncurkan domain tingkat dua (DTD) baru "desa.id" pada 1 Mei 2013. Domain ini akan digunakan oleh entitas desa yang selama ini belum memiliki domain internet sendiri.

Ketua Umum Pandi, Andi Budimansyah, mengatakan, domain desa.id merupakan usulan murni dari masyarakat yang diajukan kepada Pandi. "Kami mendorong sepenuhnya keterlibatan publik dalam pengambilan kebijakan pengelolaan domain .id," ujar Andi dalam siaran pers yang diterima KompasTekno.

Domain desa.id diusulkan oleh Relawan Pemberdayaan Desa Nusantara (RPDN) dan Gerakan Desa Membangun (GDM). Usulan ini diajukan karena desa sebagai satuan pemerintahan terkecil tidak dapat menggunakan domain go.id. "Menurut peraturan menteri yang berlaku sekarang, domain go.id hanya dapat digunakan hingga level kabupaten atau kota," jelas Andi.

Bayu Setyo Nugroho, Kepala Desa Dermaji, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, menyambut peluncuran domain desa.id. Bayu adalah aktvis GDM yang memaparkan usulan domain desa.id pada diskusi umum terbuka Pandi 12 Februari 2013 lalu. "Saya berharap dirilisnya desa.id  akan mendorong penguatan desa sebagai sebuah komunitas," ujarnya.

Sebelum merilis domain desa.id, Pandi melakukan tahapan praregistrasi pada 15 sampai 27 April 2013. Praregistrasi menjamin semua desa memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftarkan sebuah nama domain sebelum diberlakukan prinsip pendaftar pertama atau yang biasa disebut sebagai first come first serve.

Pada masa praregistrasi, tercatat 32 desa dari seluruh Indonesia melakukan pendaftaran. Provinsi yang paling banyak melakukan pendaftaran adalah Jawa Tengah, diikuti Jawa Barat, Riau, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Jambi.

Sejak 1 Mei 2013, domain desa.id dapat didaftarkan oleh kepala desa atau sekretaris desa yang bersangkutan. Domain desa.id diharapkan mampu mendukung pengembangan konten internet Indonesia dari wilayah perdesaan. "Ini sejalan dengan program pemerintah untuk mengembangkan internet ke wilayah perdesaan. Kami berharap akan muncul konten-konten khas yang berbeda dengan konten saat ini yang didominasi perkotaan," tutup Andi. 

Editor: Reza Wahyudi
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Domain Apapun .id

 

TERBARU
Internet
Senin, 20 Oktober 2014 17.10 WIB
Diprotes, Bolt Ubah Paket Langganan Internet
Gadget
Senin, 20 Oktober 2014 16.42 WIB
Canon Umumkan Harga EOS 7D Mark II di Indonesia
Internet
Senin, 20 Oktober 2014 16.23 WIB
Pendiri Path Ucapkan Selamat kepada Jokowi
Internet
Senin, 20 Oktober 2014 15.35 WIB
Wikipedia Juga "Lantik" Jokowi Jadi Presiden RI
Hardware
Senin, 20 Oktober 2014 14.29 WIB
Ucapan Selamat untuk Jokowi Iklankan Prosesor
TERPOPULER
Kamis, 16 Oktober 2014 12.58 WIB
Wajah Jokowi di Majalah "Time" Bikin Heboh Medsos
Selasa, 14 Oktober 2014 15.04 WIB
Snowden: Jangan Pakai Facebook, Google, dan Dropbox
Selasa, 14 Oktober 2014 16.58 WIB
Inikah Agenda Tersembunyi Zuckerberg ke Indonesia?
Kamis, 16 Oktober 2014 06.00 WIB
Google Akhirnya Ungkap Nama Android 5.0
Jumat, 17 Oktober 2014 06.06 WIB
Apple Rilis Tablet Super Tipis, iPad Air 2
Kamis, 16 Oktober 2014 10.31 WIB
Apa Istimewanya Android 5.0 Lollipop?