2013, Smartfren Jual 1,2 Juta Unit Andromax

Aditya Panji/KompasTekno

Smartfren Andromax T
Aditya Panji/KompasTekno
Smartfren Andromax T
JAKARTA, KOMPAS.com - Ponsel pintar keluarga Andromax menjadi bisnis yang menggiurkan bagi Smartfren. Meski tidak mengambil banyak untung dari penjualan Andromax, namun ponsel ini berhasil meningkatkan jumlah pengguna Smartfren dan mengembangkan ekosistem CDMA.

Sepanjang 2013, Smartfren berhasil menjual lebih dari 1,2 juta unit ponsel seri Andromax. Dari tujuh seri ponsel Andromax, seri C menyumbang penjualan paling besar, diikuti oleh Andromax seri I dan U.

"Seri C paling besar penjualannya karena harganya terbilang murah dan fiturnya setara ponsel lain," kata Sukaca Purwokardjono, Kepala Produk Ponsel Pintar Smartfren, beberapa waktu lalu.

Ia menargetkan, penjualan Andromax di tahun 2014 tumbuh tiga sampai empat kali lipat dibandingkan tahun 2013. Smartfren masih akan memesan ponsel Android dari produsen asal China, antara lain Hisense, ZTE, Innos, dan Huawei.

Usaha Smartfren yang gencar membawa Andromax ke Indonesia membuahkan hasil manis. Smartfren menjadi importir ponsel pintar terbesar kedua di Indonesia pada kuartal ketiga 2013, menurut data lembaga riset IDC.

IDC mencatat, Smartfren mengirimkan 339.000 unit ponsel pintar ke Indonesia pada kuartal ketiga 2013. Prestasi ini mengalahkan BlackBerry yang menempati peringkat ketiga produsen ponsel pintar terbesar ketiga di Indonesia, dengan pengiriman 330.000 unit ponsel pintar.

Produsen ponsel pintar terbesar di Indonesia masih ditempati oleh Samsung, dengan total pengiriman mencapai 1.054.000 unit.

Hingga kuartal ketiga 2013, Smartfren memiliki total pelanggan sebanyak 12,5 juta, dengan 5,5 juta di antaranya adalah pelanggan data.

Smartfren juga berusaha memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas jaringannya. Perusahaan telah mengimplementasi jaringan EV-DO Rev B dan terus memperbarui teknologi menuju Data Optimized (DO) Advanced.

Teknologi DO Advanced dari Smartfren telah tersedia di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Semarang. Teknologi hasil kerjasama dengan Qualcomm ini, diimplementasikan untuk mengatasi kenaikan trafik data.

Editor: Aditya Panji

 

TERBARU
Gadget
Rabu, 29 Juli 2015 20.23 WIB
Motorola Jadikan Moto G Terbaru Anti-Air
e-Business
Software
Rabu, 29 Juli 2015 17.39 WIB
Windows 10 Resmi Meluncur di Indonesia
e-Business
Software
TERPOPULER
Minggu, 26 Juli 2015 11.12 WIB
Ini 5 Aplikasi yang Wajib Dihapus dari Android
Kamis, 23 Juli 2015 09.05 WIB
Ketika GoPro Direbus dan Dibakar
Sabtu, 25 Juli 2015 10.58 WIB
Google dan Facebook Dukung Samsung Lawan Apple
Sabtu, 25 Juli 2015 16.04 WIB
Mobil Google Rekam Aksi Perampok Bersenjata
Kamis, 23 Juli 2015 12.07 WIB
Xiaomi Rilis Mi 4i 32 GB
Kamis, 23 Juli 2015 09.38 WIB
Google Maps Bisa Tunjukkan Jejak Perjalanan