U19 banner dropdown

2013, Smartfren Jual 1,2 Juta Unit Andromax

Dibaca:
Komentar :
Aditya Panji/KompasTekno

Smartfren Andromax T
Aditya Panji/KompasTekno
Smartfren Andromax T
JAKARTA, KOMPAS.com - Ponsel pintar keluarga Andromax menjadi bisnis yang menggiurkan bagi Smartfren. Meski tidak mengambil banyak untung dari penjualan Andromax, namun ponsel ini berhasil meningkatkan jumlah pengguna Smartfren dan mengembangkan ekosistem CDMA.

Sepanjang 2013, Smartfren berhasil menjual lebih dari 1,2 juta unit ponsel seri Andromax. Dari tujuh seri ponsel Andromax, seri C menyumbang penjualan paling besar, diikuti oleh Andromax seri I dan U.

"Seri C paling besar penjualannya karena harganya terbilang murah dan fiturnya setara ponsel lain," kata Sukaca Purwokardjono, Kepala Produk Ponsel Pintar Smartfren, beberapa waktu lalu.

Ia menargetkan, penjualan Andromax di tahun 2014 tumbuh tiga sampai empat kali lipat dibandingkan tahun 2013. Smartfren masih akan memesan ponsel Android dari produsen asal China, antara lain Hisense, ZTE, Innos, dan Huawei.

Usaha Smartfren yang gencar membawa Andromax ke Indonesia membuahkan hasil manis. Smartfren menjadi importir ponsel pintar terbesar kedua di Indonesia pada kuartal ketiga 2013, menurut data lembaga riset IDC.

IDC mencatat, Smartfren mengirimkan 339.000 unit ponsel pintar ke Indonesia pada kuartal ketiga 2013. Prestasi ini mengalahkan BlackBerry yang menempati peringkat ketiga produsen ponsel pintar terbesar ketiga di Indonesia, dengan pengiriman 330.000 unit ponsel pintar.

Produsen ponsel pintar terbesar di Indonesia masih ditempati oleh Samsung, dengan total pengiriman mencapai 1.054.000 unit.

Hingga kuartal ketiga 2013, Smartfren memiliki total pelanggan sebanyak 12,5 juta, dengan 5,5 juta di antaranya adalah pelanggan data.

Smartfren juga berusaha memperluas jangkauan dan meningkatkan kualitas jaringannya. Perusahaan telah mengimplementasi jaringan EV-DO Rev B dan terus memperbarui teknologi menuju Data Optimized (DO) Advanced.

Teknologi DO Advanced dari Smartfren telah tersedia di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Semarang. Teknologi hasil kerjasama dengan Qualcomm ini, diimplementasikan untuk mengatasi kenaikan trafik data.

Editor: Aditya Panji

 

TERBARU
Gadget
Jumat, 19 September 2014 17.07 WIB
Samsung Kebut Debut Android L di Dua Galaxy
Internet
Jumat, 19 September 2014 16.07 WIB
Jejaring Sosial Khusus Orang Kaya, Daftar Saja Bayar
Software
Jumat, 19 September 2014 15.15 WIB
Android Berikutnya Ikut "Ketat" seperti iOS 8
Gadget
Jumat, 19 September 2014 14.14 WIB
Pendiri Apple Akhirnya Berhenti Pakai Android
Software
Jumat, 19 September 2014 13.13 WIB
Asyik, "Kepo" di Path Sekarang Sudah Tidak Ketahuan
TERPOPULER
Sabtu, 13 September 2014 15.59 WIB
Membandingkan iPhone 6 dengan Galaxy S5
Rabu, 17 September 2014 17.16 WIB
Galaxy Note 4 dan Edge "Mendarat" di Jakarta
Senin, 15 September 2014 15.38 WIB
Begini Cara Intel "Buang" Kabel dari Monitor
Selasa, 16 September 2014 07.32 WIB
Android One Meluncur di India, Indonesia Berikutnya
Senin, 15 September 2014 09.17 WIB
Samsung: iPhone 6 Plus "Terinspirasi" Galaxy Note
Rabu, 17 September 2014 07.36 WIB
"Berapa Usia Jokowi?", Tanyakan ke Google
Jumat, 19 September 2014 11.23 WIB
Baru Keluar Toko, iPhone 6 Jatuh ke Trotoar