U19 banner dropdown

Blogger Kompasiana "Blusukan" ke Kantor Google Indonesia

Dibaca:
Komentar :
Oik Yusuf/Kompas.com

Cetakan-cetakan batik cap aneka pola menghiasi logo Google di kantornya di Indonesia
Oik Yusuf/Kompas.com
Cetakan-cetakan batik cap aneka pola menghiasi logo Google di kantornya di Indonesia

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekitar 20 blogger Kompasiana (Kompasianer) berkunjung ke kantor Google Indonesia di kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (28/2/2014) malam. Kunjungan Kompasianer ini dalam rangkaian acara "Kompasiana Nangkring" dan "Kompasiana Visit".

“Kompasiana Nangkring” merupakan acara rutin yang diselenggarakan pengelola Kompasiana di setiap bulan dengan konsep acara diskusi ringan dengan para Kompasianer. Pembicaranya sendiri biasanya berasal dari kalangan Kompasianer, namun dalam kesempatan ini agak sedikit berbeda karena menghadirkan pembicara dari tim Google Indonesia. Sedangkan “Kompasiana Visit” merupakan program kunjungan blogger Kompasiana ke suatu tempat tertentu untuk dieksplorasi oleh blogger.

Selaku tuan rumah, Google Indonesia dalam sesi "Nangkring", berbagi pengetahuan tentang sepak terjang Google di dunia online. Melalui materi pertama, Ricky Tjok, selalu Online Campaign Manager Google Indonesia menyampaikan tentang search engine marketing (SEM) dan selintas tentang search engine optimization (SEO).

SEM dan SEO, menurut Ricky sangat berbeda. Jika SEM merupakan upaya mengoptimalkan pencarian suatu situs dengan cara berbayar atau beriklan, tidak demikian dengan SEO meski keduanya menggunakan metode optimalisasi pencarian melalui kata kunci atau keyword. Melalui SEO, upaya untuk optimalisasi pencarian situs web di halaman mesin pencari Google dilakukan dengan cara-cara alami atau organik tanpa harus memasang iklan (AdWords).

SEO dan SEM memiliki peran yang sangat penting, baik bagi pelaku usaha (bisnis) maupun bagi pengguna internet di luar jalur bisnis karena kedua hal tersebut memungkinkan orang untuk menempatkan situs web miliknya atau yang diinginkan berada di bagian teratas pada halaman mesin pencari Google, sehingga memiliki peluang besar untuk mendapatkan kunjungan dari pengguna internet.

Pada sesi ini, Ricky juga menjelaskan arah bisnis Google yang tidak hanya selaku perusahaan mesin pencari (search engine).

"Banyak orang mengatakan bahwa Google adalah perusahaan search engine', padahal kami adalah 'echnology company," kata Ricky.

Alasan Ricky mengatakan bahwa Google merupakan perusahaan teknologi karena dalam perkembangannya sekarang Google juga memiliki produk dan akan mengembangkan produk lain berbasis teknologi komunikasi. Google Glass adalah salah satu produk yang bisa dibilang sebagai produk teknologi yang berhasil diciptakan Google.

Google Plus

Di samping Ricky, Google Plus Community Manager Google Indonesia, Eunike juga berbagi informasi tentang jejaring sosial Google Plus yang di awal kemunculannya digadang sebagai pesaing Facebook. Tetapi, hal itu dibantah oleh Eunike, menurutnya, Google Plus dibuat bukan untuk menjadi pesaing Facebook atau media sosial lainnya.

"Google Plus dibuat bukan sebagai pesaing Facebook tapi sebagai gerbang utama dalam menggunakan produk-produk Google lainnya," jelas wanita yang akrab disapa Keke ini.

Dengan memiliki akun Google Plus, pengguna segala jenis layanan produk Google seperti Youtube, Google Search, Google Drive dan beberapa layanan lainnya dapat mengintegrasikan semuanya dalam satu akun dan semua aktivitas yang dilakukan pada beberapa layanan itu dapat terekam dan terangkum dalam sebuah akun Google Plus.

Setelah sesi "Nangkring", Kompasianer juga "blusukan" ke tiap sudut ruang kerja staf Google Indonesia. Mulai dari ruang rapat sampai ke kantin staf yang diberi nama "Warung Mbah Google". Bahkan, mereka dipersilakan untuk menjajal permainan yang ada di ruang rekreasi staf, seperti bermain tenis meja dan lainnya.

Acara ini akan kembali diadakan pada Jumat (7/3/2014) pekan depan dengan mengundang Kompasianer dan diisi dengan dua materi yang akan kembali disampaikan oleh tim Google Indonesia, serta tentunya berkeliling ke tiap sudut ruang di kantor Google Indonesia.

Kompasiana dan Google Indonesia membagi acara ini dalam dua term karena keterbatasan ruang meet up Google Indonesia yang hanya cukup menampung sekitar 20-25 orang. Kompasianer yang hadir, terlebih dahulu harus mendaftarkan dirinya di Kompasiana dengan mengirimkan e-mail pendaftaran ke pengelola Kompasiana. (Nurulloh)

Editor: Reza Wahyudi

 

TERBARU
e-Business
Rabu, 22 Oktober 2014 17.37 WIB
Menkominfo Baru Diumumkan Malam Ini?
Gadget
e-Business
Rabu, 22 Oktober 2014 16.12 WIB
Tokopedia Dapat Kucuran Dana Rp 1,2 Triliun
Gadget
Rabu, 22 Oktober 2014 15.45 WIB
24 Oktober, Galaxy Note 4 Beredar di Indonesia
Gadget
Rabu, 22 Oktober 2014 15.36 WIB
Ini Harga Trio Sony Xperia Z3 di Indonesia
TERPOPULER
Kamis, 16 Oktober 2014 12.58 WIB
Wajah Jokowi di Majalah "Time" Bikin Heboh Medsos
Senin, 20 Oktober 2014 17.10 WIB
Diprotes, Bolt Ubah Paket Langganan Internet
Kamis, 16 Oktober 2014 06.00 WIB
Google Akhirnya Ungkap Nama Android 5.0
Jumat, 17 Oktober 2014 06.06 WIB
Apple Rilis Tablet Super Tipis, iPad Air 2
Senin, 20 Oktober 2014 13.26 WIB
"Netizen" Sambut Presiden Jokowi dengan Aneka Kartun
Kamis, 16 Oktober 2014 10.31 WIB
Apa Istimewanya Android 5.0 Lollipop?
Senin, 20 Oktober 2014 11.02 WIB
Becak Terguling, iPhone 6 Terbakar
Rabu, 22 Oktober 2014 10.21 WIB
Kiprah "Smartphone" Nokia Resmi Berakhir