Bonus CEO BlackBerry Tersisa Rp 44 Miliar - Kompas.com

Bonus CEO BlackBerry Tersisa Rp 44 Miliar

Reska K. Nistanto
Kompas.com - 26/05/2015, 14:46 WIB
Aditya Panji Rahmanto/ Kompas.com CEO BlackBerry John Chen saat meluncurkan BlackBerry Z3 di Jakarta, Selasa (13/5/2014)
KOMPAS.com - CEO BlackBerry, John Chen di tahun fiskal 2015 ini mendapatkan bonus yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Di tahun fiskal 2015 ini, orang nomor satu di BlackBerry itu membawa pulang bonus sebesar 3,4 juta dollar AS (sekitar Rp 44 miliar) di tahun fiskal 2015 ini. Jumlah itu turun drastis dari 85,8 juta dollar AS yang ia terima di tahun sebelumnya, empat persen atau sekitar 96 persen-nya.

Seperti dikutip KompasTekno dari The Wall Street Journal, Selasa (26/5/2015), gaji pokok Chen di tahun fiskal 2014 sejumlah 1 juta dollar AS. Di tahun fiskal 2015 ini, ia menerima 1 juta dollar AS dan insentif sebesar 2,4 juta dollar AS.

Penurunan bonus itu disebabkan oleh menurunnya nilai saham BlackBerry yang diberikan kepadanya saat bergabung dengan perusahaan. Saham BlackBerry di bursa saham NASDAQ dan Toronto Stock Market tidak seperti yang diharapkan perusahaan, begitupun bisnis smartphone-nya.

Kinerja Chen sendiri dalam BlackBery mendapat banyak pujian. Ia dianggap mampu menstabilkan kondisi neraca keuangan BlackBerry, yang sempat terjun bebas akibat perangkat smartphone BlackBerry 10 tidak laku di pasaran, saat ia pertama kali menjabat sebagai CEO pada November 2013.

Di bawah kepemimpinan Chen, BlackBerry lebih memposisikan diri sebagai perusahaan penyedia software keamanan mobile, dan tidak terlalu bergantung pada penjualan hardware (smartphone) yang semakin turun.

Tantangan bagi Chen selanjutnya adalah mendatangkan pemasukan (revenue) dari strateginya itu. Ia ditantang agar BlackBerry bukan hanya mendatangkan profit, namun juga revenue yang terus bertumbuh.

PenulisReska K. Nistanto
EditorReza Wahyudi

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM