Netizen Indonesia Lawan Terorisme dengan "Meme" dan Komik - Kompas.com

Netizen Indonesia Lawan Terorisme dengan "Meme" dan Komik

Fatimah Kartini Bohang
Kompas.com - 15/01/2016, 11:24 WIB
Twitter Netizen membagi meme guyonan pasca bom Sarinah Thamrin, Kamis (14/1/2016)

KOMPAS.com - Sehari setelah ledakan bom di Sarinah Thamrin, meme dan komik guyonan mulai ramai beredar di jagat maya. Konten kreatif itu mengindikasikan bahwa aksi terorisme tak serta-merta membuat nyali warga Jakarta ciut.

"Terorisme gagal total #KamiTidakTakut," kata seorang netizen di Twitter.

Meme yang beredar menyorot kejadian-kejadian yang sebelumnya kurang mendapat perhatian saat insiden berlangsung. Misalnya penjual sate yang tetap tenang membakar sate.

"Tetap tenang dan terus bakar sate," begitu kalimat pada meme yang mematrikan foto sang penjual sate.

Twitter Netizen membagi meme guyonan pasca bom Sarinah Thamrin, Kamis (14/1/2016)

Fokus netizen juga beralih ke "polisi ganteng" yang sigap mengevakuasi lokasi kejadian saat peristiwa. Foto polisi yang disinyalir Rino tersebut beredar sebagai meme.

Twitter Netizen membagi meme guyonan pasca bom Sarinah Thamrin, Kamis (14/1/2016)

Lewat situs 9Gag, seorang netizen juga membagi foto kronologis kejadian dengan menyisipkan guyon. Di tempat ledakan bom terjadi, meme mengindikasikan bahwa masyarakat Indonesia tetap berkumpul tanpa rasa takut karena penasaran.

Adapula dua orang di belakang teroris yang berjalan santai. "Netflix and chill" begitu gambaran sang pembuat meme terhadap dua orang tersebut.

Tak ketinggalan, komikus yang menggunakan nama "Faktap" mengunggah komik buatannya di Facebook Page dan Instagram.

Cerita komik menggambarkan tukang sate yang tak takut apapun, termasuk dengan "sundel bolong".

Facebook Netizen membagi meme guyonan pasca bom Sarinah Thamrin, Kamis (14/1/2016)

PenulisFatimah Kartini Bohang
EditorOik Yusuf
Komentar
Close Ads X