SMS Jarang Dipakai dan Kuno, Ini Rencana Google - Kompas.com

SMS Jarang Dipakai dan Kuno, Ini Rencana Google

Reska K. Nistanto
Kompas.com - 24/02/2016, 10:29 WIB
Tabita Diela/Kompas.com Ilustrasi mengetik SMS
KOMPAS.com - Siapa di antara kita yang masih menggunakan pesan SMS (short message service) di ponsel sebagai sarana komunikasi utama? Sudaha jarang bukan?

Peran SMS di era internet mobile semakin tergantikan oleh layanan-layanan pesan instan dan jejaring sosial. Terbatasnya fitur dalam SMS seperti tidak ada emoji atau menyertakan gambar, membuatnya semakin ditinggalkan pengguna ponsel.

Untuk itulah Google bekerja sama dengan operator-operator seluler besar di dunia yang tergabung dalam GSMA, akan merombak teknologi SMS yang dinilai sudah ketinggalan zaman.

Google yang dikenal sebagai pemilik sistem operasi Android itu, dikutip KompasTekno dari Quartz, Rabu (24/2/2016) akan membuat pesan SMS sesuai dengan standar Rich Communications Service (RCS).

Standar baru itu akan membuat SMS memiliki fitur-fitur seperti layanan pesan instan lain, layaknya WhatsApp, WeChat, Facebook Messenger, dan sebagainya.

SMS juga diharapkan ke depannya aakan bisa mengirim foto dan video dalam ukuran file yang besar, membuat grup percakapan, dan bisa mengetahui jika orang lain sedang mengetik pesan.

Dengan memodernisasi SMS, Google berada di pihak yang sama dengan operator dalam melawan serbuan layanan over the top (OTT).

Standar baru yang didukung oleh Google ini bisa membuat operator kembali ke bisnis berkirim pesan teks dan bisa mencari uang darinya.

Google mengumumkan kapan implementasi standar baru SMS itu akan mulai diterapkan, namun Google berharap klien-klien operatornya mulai meluncurkannya akhir tahun ini.

PenulisReska K. Nistanto
EditorReza Wahyudi
SumberQuartz

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM