Ini Dua Bantuan untuk Startup yang Disiapkan Pemerintah - Kompas.com

Ini Dua Bantuan untuk Startup yang Disiapkan Pemerintah

Yoga Hastyadi Widiartanto
Kompas.com - 27/04/2016, 19:14 WIB
Yoga Hastyadi/Kompas.com Presiden Joko Widodo menemui wartawan sebelum pembukaan acara IESE (Indonesia Ecommerce Summit and Expo), di Indonesia Convention Exibition, Serpong, Banten, Rabu (27/4/2016).

TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah berniat menggalakkan dukungan terhadap pengembangan ekosistem usaha rintisan digital atau biasa disebut startup.

Dua langkah yang disiapkan pemerintah adalah membuka Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan pusat riset di Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Menteri Komunikasi dan Informatika ( Menkominfo) Rudiantara mengatakan ide mengenai dukungan tersebut baru saja diutarakan Presiden Joko Widodo di sela-sela acara Indonesia Ecommerce Summit & Expo (IESE). Penerapan ide itu masih perlu pembahasan lebih lanjut dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Jadi sekarang masih dibahas bagaimana mengonversi alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi dana startup, bentuknya bisa saja venture capital. Apakah nanti melalui Danareksa atau lainnya,” jelas Rudiantara saat ditemui KompasTekno di gedung Indonesia Convention Exhibition, di Bumi Serpong Damai, Tangerang, Rabu (27/4/2016).

“Pembahasannya antara lain dengan Menko Perekonomian Darmin Nasution, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, dan Kemenkominfo. Harapannya bisa diterapkan mulai tahun ini,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Chief RA ini mengatakan bahwa total dana KUR saat ini sebesar Rp 120 triliun. Rencana alokasi untuk startup tak perlu besar, bila ada Rp 1 triliun saja sudah cukup.

Sedangkan bantuan kedua adalah soal membangun pusat riset pengembangan startup di Kemenkominfo. Bentuknya bisa saja berupa riset akademis dengan bantuan dari perguruan tinggi

“Pak Presiden tadi minta saya untuk bikin riset, tapi jangan Kemenkominfo yang melaksanakan. Soalnya kalau dilaksanakan kementerian, lalu startup-nya rugi maka dihitung sebagai kerugian negara,” terang Rudiantara.

“Bentuknya nanti berupa riset akademis, bisa saja bekerja sama dengan perguruan tinggi atau tidak. Kita bicara dulu dengan industrinya,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, Indonesia memang punya rencana besar untuk pengembangan ekosistem usaha rintisan digital. Antara lain melalui upaya mencetak 1.000 startup dan mencanangkan roadmap untuk membesarkan ecommerce. Keduanya ditarget terwujud pada 2020 mendatang.

PenulisYoga Hastyadi Widiartanto
EditorReska K. Nistanto
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM