Perempuan Doyan Pamer Suami di Facebook - Kompas.com

Perempuan Doyan Pamer Suami di Facebook

Fatimah Kartini Bohang
Kompas.com - 03/06/2016, 15:20 WIB
The Next Web Logo baru Facebook

KOMPAS.com - Mayoritas masyarakat modern hari ini memiliki Facebook. Karenanya, jejaring sosial tersebut kerap dijadikan instrumen penelitian untuk mengaji fenomena sosial.

Salah satunya dilakukan oleh tim peneliti dari Unversity of Melbourne yang menelisik perbedaan bahasa yang dilontarkan antara perempuan dan laki-laki di Facebook.

Hasilnya mungkin sudah bisa diprediksi oleh sebagian orang. Perempuan ternyata lebih bangga mengumbar status pernikahan ketimbang lelaki, sebagaimana dilaporkan Cnet dan dihimpun KompasTekno, Jumat (3/6/2016).

Peneliti menemukan bahwa perempuan lebih sering menggunakan kata "suami" dibandingkan lelaki menggunakan kata "istri" untuk menyebut pasangannya.

Misalnya, ketika laki-laki berbincang dengan temannya di Facebook atau membuat status dan caption foto soal istrinya, ia lebih nyaman menyebut nama sang istri ketimbang menggunakan istilah "istri".

Tidak bisa dijadikan patokan

Kesimpulan penelitian mengatakan bahwa cara perempuan menyebut identitasnya menggambarkan karakteristik yang hangat, ramah, dan fokus pada orang. Sementara itu, laki-laki cenderung lebih berjarak, kritis, dan fokus pada objek.

Perempuan cenderung lebih memperhatikan "siapa" ketimbang "apa". Sementara lelaki lebih jeli melihat substansi obrolan, yakni "apa" ketimbang "siapa".

Kata-kata yang kerap disebut lelaki antara lain "berkelahi", "olahraga", "taruhan", "menang", dan "pemerintah". Meskipun, kata-kata yang sifatnya kotor juga sering dilontarkan untuk guyonan.

Studi ini diamati dari 68.228 pengguna Facebook yang mengizinkan akunnya diamati selama beberapa waktu. Peneliti menggunakan sistem komputasi untuk menganalisa bahasa sehari-hari mereka.

Peneliti menegaskan bahwa perilaku di Facebook tak bisa serta-merta dijadikan patokan karakter di kehidupan nyata. Sebab, Facebook adalah media sosial yang terpublikasi.

Orang-orang yang menampilkan diri di Facebook -dan media sosial lainnya- cenderung menunjukkan bagaimana mereka ingin dilihat, bukan bagaimana mereka yang sebenarnya. 

PenulisFatimah Kartini Bohang
EditorReska K. Nistanto
SumberCNET

Komentar

Terkini Lainnya

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM