Pedagang Lazada Indonesia Bakal Bisa Jualan ke Luar Negeri - Kompas.com

Pedagang Lazada Indonesia Bakal Bisa Jualan ke Luar Negeri

Fatimah Kartini Bohang
Kompas.com - 20/07/2016, 17:12 WIB
Fatimah Kartini Bohang/KompasTekno Co-CEO Lazada Indonesia, Duri Granziol (ki) dan Florian Holm (ka) di Restoran Penang Bistro, Jakarta, Rabu (20/7/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah diakuisisi Alibaba pada April 2016 lalu, Lazada sudah menyiapkan beberapa rencana strategis. Salah satunya, e-commerce tersebut bakal memperluas cakupan bisnis bagi para merchant yang berjualan melalui platform-nya.

"Merchant adalah backbone kami. Ketika bisnis mereka tumbuh, maka kami ikut tumbuh," kata co-CEO Lazada Indonesia Florian Holm, Rabu (20/7/2016), dalam sesi media di Restoran Penang Bistro, Oakwood, Jakarta.

Penjual di Lazada ke depannya bisa menyasar pasar di luar Indonesia, bahkan di luar Asia Tenggara sebagai kawasan operasional Lazada. Para merchant bisa berdagang hingga ke China dan negara-negara lain di seluruh dunia.

"Alibaba sedang berekspansi ke seluruh dunia. Ini akan menghapus barrier bagi merchant Lazada di Indonesia untuk berjualan ke pasar yang lebih besar," ia menjelaskan.

Meski begitu, Florian belum bisa mengungkap secara spesifik kapan rencana ekspansi pasar bagi penjual Lazada bisa terwujud.

Diketahui, Alibaba merupakan pelaku e-commerce terbesar di China. Tak ingin melulu jago kandang, raksasa tersebut mulai melebarkan sayap ke negara-negara lain termasuk Indonesia dan rumpun Asia tenggara secara keseluruhan melalui akuisisi saham mayoritas Lazada.

Investasi Alibaba ke Lazada terdiri dari penanaman equity capital sebesar 500 juta dollar AS (setara Rp 6,5 triliun) dan akuisisi saham Lazada dari sejumlah pemegang saham lain seperti Rocket Internet dan Kinnevik.

Tesco, operator supermarket asal Inggris, masih memiliki saham di Lazada sebesar 8,3 persen. Nilai total investasi Alibaba di Lazada mencapai kisaran 1 miliar dollar AS (Rp 13,1 triliun).

PenulisFatimah Kartini Bohang
EditorDeliusno
Komentar