Minggu, 26 Maret 2017

MULTIMEDIA: Berburu Pokemon, Seperti Apa Keseruannya?

KOMPAS.com VIK disajikan dalam format multimedia.

KOMPAS.com - Sejak 6 Juli 2016 lalu, pemandangan baru muncul di sudut-sudut kota. Sekelompok orang kerap terlihat berkumpul dan berkeliling kota dengan gadget-nya.

Mereka ternyata mencari Venusaur, Bulbasaur, Pikachu, dan banyak lagi lainnya. Nama-nama tersebut tak lain adalah monster digital dari game Pokemon Go yang harus ditangkap dan dikumpulkan untuk memenangkan permainan.

Kurang dari sebulan, game ini sudah terpatri di jutaan hati dan gadget pengguna. Demam Pokemon Go pun sedang melanda dunia, tak terkecuali Indonesia.

Saat dimainkan, Pokemon Go sempat memicu berbagai insiden, mulai dari jatuh dari jurang hingga tewas ditembak.


Advertisment

Di Indonesia, game perburuan monster ini pun dianggap bisa membocorkan rahasia negara. Meski demikian, Pokemon Go tetap dicinta dan menyandu pengguna.

Siapa otak di balik game Pokemon Go yang dibangun selama 20 tahun ini? Seperti apa keseruan dan cara memainkannya? Simak laporan dalam format multimedia Visual Interaktif Kompas (VIK) "Berburu Pokemon" di http://vik.kompas.com/pokemongo.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Editor : Tri Wahono