Samsung Mulai Jualan "Smartphone" Rekondisi dengan Harga Miring - Kompas.com

Samsung Mulai Jualan "Smartphone" Rekondisi dengan Harga Miring

Deliusno
Kompas.com - 05/09/2016, 19:05 WIB
Samsung Ilustrasi Samsung Galaxy A

KOMPAS.com - Akhir Agustus lalu, Samsung dikabarkan akan meluncurkan program penjualan smartphone premium rekondisi pada awal 2017 mendatang. Belum sampai waktu yang direncanakan, rencana itu sudah dijalankan.

Perusahaan gadget asal Korea Selatan ini sudah mulai menjual beberapa seri smartphone andalannya dalam versi refurbished (rekondisi) di pasar Amerika Serikat (AS).

Sebagaimana KompasTekno rangkum dari GSM Arena, Senin (5/9/2016), perangkat dalam versi rekondisi yang dijual antara lain Galaxy Note 3, S4, S5, S6, S6 Edge, dan Galaxy Note 4.

Meski sudah dalam kondisi bekas, Samsung menjamin perangkat tersebut masih dalam keadaan yang prima. Pasalnya, proses refurbished dikerjakan langsung oleh para teknisi di Samsung.

Samsung juga mengganti baru headphone dan charger dalam kotak penjualan.

Agar semakin yakin, Samsung menawarkan garansi resmi selama satu tahun untuk perangkat-perangkat yang sudah direkondisi itu.

Produk smartphone rekondisi tersebut nantinya dijual dengan kontrak di AS. Ada empat operator yang ditunjuk untuk program tersebut, yakni Verizon, AT&T, T-Mobile, dan Sprint.

Harga perangkat yang tergabung dalam program rekondisi ini cukup miring. Sebagai contoh, Galaxy S6 edge 32 GB biasanya dijual dengan harga 650 dollar AS. Produk rekondisinya sendiri dijual dengan harga 450 dollar AS.

Samsung sendiri dikatakan mengambil langkah ini untuk mempertahankan momentum setelah lini bisnis ponselnya kembali mencetak untung dengan cara restrukturisasi lini produk.

Pertumbuhan ponsel yang melambat membuat Samsung harus bisa memaksimalkan pengeluaran dan menjaga agar margin operasional di atas 10 persen.

Masih belum diketahui apakah program penjualan perangkat rekondisi Samsung ini bakal hadir juga di Indonesia atau tidak.

PenulisDeliusno
EditorReska K. Nistanto
SumberGSM Arena,

Komentar
Close Ads X