Pembuat Antivirus Tuntut Intel "Kembalikan" Namanya - Kompas.com

Pembuat Antivirus Tuntut Intel "Kembalikan" Namanya

Oik Yusuf
Kompas.com - 07/09/2016, 10:53 WIB
POLICIA NACIONAL CIVIL / AFP Perintis piranti lunak anti-virus John McAfee dituduh melakukan pembunuhan atas seorang warga negara AS di Belize, Amerika Tengah.

KOMPAS.com - Setelah Intel mengakuisisi McAfee pada 2011, nama perusahaan antivirus itu diganti menjadi “Intel Security”. John McAfee selaku pendiri McAfee pun kehilangan merek dagang “McAfee”

Belakangan, seperti dirangkum KompasTekno dari Bloomberg, Rabu (7/9/2016), di Pengadilan Negeri Southern District of New York, AS, McAfee mengajukan gugatan hukum terhadap Intel Corp. agar “mengembalikan” merek dagang yang diambil dari namanya sendiri tersebut.

McAfee ingin menggunakan namanya untuk perusahaan baru yang didirikan bersama MGT Capital Investment Inc. Perusahaan ini rencananya bakal dinamai “Jon McAfee Global Technologies Inc.”.

Intel belum berkomentar mengenai tuntutan McAfee. Yang jelas, raksasa chip itu sedang mempertimbangkan untuk menjual Intel Security sebagai bagian dari strategi baru untuk lebih berfokus ke bisnis data center yang lebih menguntungkan.

Intel mengakuisisi McAfee (Intel Security) senilai 7,7 miliar dollar AS pada 2011 untuk menanam fitur-fitur kemananan secara hardware di produk chip buatannya.

Unit sekuriti Intel tersebut kabarnya sedang ditawar senilai 3 miliar dollar AS oleh salah satu calon pembeli, firma ekuistas swasta TPG.

Akan halnya McAfee, pria 70 tahun ini dikenal sebagai sosok penuh kontroversi di dunia teknologi. Dia pernah berurusan dengan polisi di Belize pada 2012 karena urusan narkoba dan kepemilikan senjata, juga pembunuhan.

Yang terbaru, tahun lalu dia mencoba mencalonkan diri sebagai kandidat presiden AS dari Partai Libertarian, meski kemudian kalah dari mantan Gubernur New Mexico Gary Johnson.

PenulisOik Yusuf
EditorReza Wahyudi
SumberBloomberg,
Komentar
Close Ads X