Rodeo FX Buka-bukaan soal Efek Visual di "Game of Thrones" - Kompas.com

Rodeo FX Buka-bukaan soal Efek Visual di "Game of Thrones"

Deliusno
Kompas.com - 23/09/2016, 20:39 WIB
Rodeo FX Kota ini dibangun menggunakan efek visual

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagi sebagian besar pecinta serial televisi barat, pasti pernah menonton atau setidaknya mendengar mengenai film Game of Thrones. Film ini berhasil memikat banyak orang di seluruh dunia melalui ceritanya yang menarik dan efek visual yang memukau.

Para penikmat serial Game of Thrones pastinya sudah mengetahui bahwa film tersebut diangkat dari novel karya George R. R. Martin. Namun, tahukah Anda siapakah pihak yang dipercaya membuat efek visual film televisi populer tersebut?

Rodeo FX, merupakan salah satu nama studio yang ditunjuk untuk menggarap visual efek film Game of Thrones. Lewat tangan para artis di tempat itulah, para penonton bisa menikmati berbagai efek yang menakjubkan.

VP Development & Technology Rodeo FX Jordan Soles memberi contoh, pihaknya yang bertanggung jawab membuat efek visual berbagai kota dan pemandangan.

"Efek visual di kota City of Mereen (salah satu kota besar di dunia Game of Thrones) dikerjakan oleh Rodeo FX," tutur Soles kepada KompasTekno dalam sebuah sesi wawancara di Jakarta, Rabu (21/9/2016).

Deliusno/Kompas.com Jordan Soles, VP Development & Technology Rodeo FX, saat berbincang dengan KompasTekno di Jakarta, Selasa (21/9/2016)

Gunung-gunung yang kebanyakan terlihat di film ini ternyata tidaklah nyata, melainkan efek visual yang dibuat oleh Rodeo FX. Begitu juga dengan kota-kota yang ada di dunia Game of Thrones.

Selain itu, efek-efek debu dan patung kuda, seperti yang tampak di gambar bawah ini, juga dikerjakan oleh efek visual.

Rodeo FX Sebelum diberikan efek visual

Rodeo FX Setelah diberi efek visual

Untuk mengerjakan efek visual film, Rodeo FX kebanyakan menggunakan software dari Autodesk, seperti Maya, Flame, dan Shotgun.

Belum berpengalaman membuat efek visual makhluk

Soles mengisahkan, Rodeo FX ditunjuk untuk mengerjakan efek visual Game of Thrones sejak 2013 lalu, tepatnya mulai dari season 4.

Kala itu, Rodeo FX langsung ditunjuk untuk mengerjakan efek visual hewan fantasi naga. Kemudian, studio itu juga yang bertugas membuat efek visual bangsa White Walkers beserta kuda yang ditungganginya.

White Walkers sendiri merupakan bangsa legenda di serial Game of Thrones. Wujudnya seperti manusia, tetapi dengan kulit keriput dan tulang belulang yang terlihat. Wujud tersebut dianggap wajar karena umur para White Walkers sendiri sudah ribuan tahun.

Nah, untuk pengerjaan efek makhluk-makhluk tersebut, Soles menceritakan, Rodeo FX sempat kesulitan. Pasalnya, saat itu, studio tersebut tidak pernah membuat efek visual makhluk sama sekali.

"Itu pertama kalinya bagi kami mengerjakan efek visual makhluk. Bayangkan, di awal-awal kami sudah harus membuat tiga efek visual naga," tutur Soles.

Para artis juga selalu dituntut menghasilkan karya yang berkualitas sangat tinggi.

"Ekspektasi kepada kami sangat tinggi. Mereka (produser film) berharap yang terbaik dari kami. Oleh karena itu, para artis kami bekerja keras untuk menggapai ekspektasi itu," kata Soles.

Kerja keras dari para artis di Rodeo FX pun akhirnya menampakan hasil. Tercatat, film Game of Thrones telah mendapatkan dua penghargaan Emmy untuk efek visual.

Game of Thrones buka jalan

Rodeo FX dibangun pada tahun 2006 lalu di Montreal, Kanada, oleh Sebastien Moreau. Di tahun 2010, Rodeo FX baru mempekerjakan sekitar 30 artis saja.

Awalnya, studio efek visual ini sebenarnya sudah mengerjakan banyak film besar, seperti Terminator Salvation, Indiana Jones, dan Pacific Rim.

Pada tahun 2013, Rodeo FX mendapat jatah mengerjakan efek visual serial Game of Thrones. Oleh Soles, inilah momentum di mana Rodeo FX mulai kedatangan proyek-proyek film besar.

"Game of Thrones buka peluang ke film-film besar lainnya," ucap Soles.

Soles membeberkan, saat ini Rodeo FX sedang mengerjakan efek visual untuk film Fantastic Beast (prekuel Harry Potter) dan juga Pirates of Carribean 5.

Sebelumnya, pihaknya juga yang mengerjakan film Star Trek: Beyond.

Saat ini, Rodeo FX sudah semakin besar dari 2010 lalu. Setidaknya, ada 350 orang yang bekerja di tempat itu.

Rodeo FX memiliki tiga studio di kota Montreal, Los Angeles, dan Quebec City.

Baca:

PenulisDeliusno
EditorReza Wahyudi
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM