Kamis, 30 Maret 2017

Indosat Berminat Ikut Lelang Frekuensi 2.100 MHz dan 2.300 MHz

Shutterstock Menara base transceiver station (BTS)

JAKARTA, KOMPAS.com - Indosat menyatakan berminat untuk mengikuti lelang spektrum frekuensi yang akan diselenggarakan pemerintah. Saat ini, ada beberapa spektrum yang bisa diperebutkan operator Indonesia di dua frekuensi, yakni 2.100 MHz dan 2.300 MHz.

Menurut President Director & Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Alexander Rusli, perusahaan tersebut langsung mengincar tambahan kanal di frekuensi tersebut. Tentunya, jika peraturan mengizinkan.

"Yang diincar, bisa dua-duanya (frekuensi 2.100 MHz dan 2.300 MHz)," kata Alexander kepada KompasTekno selepas acara peluncuran layanan Data Rollover di Jakarta, Kamis (2/2/2017).

Peningkatan kanal memang sangat diincar oleh operator seluler manapun. Pasalnya, penambahan tersebut bisa membuat layanan internet dari sebuah operator semakin kencang. Kapasitas pengguna pun bisa diperbesar.


Advertisment

Indosat pun lebih memilih untuk menambah frekuensi ketimbang site BTS. Meski sama-sama bisa meningkatkan kapasitas, pembelian frekuensi dianggap lebih murah.

Baca: Telkomsel Minta Tambahan Frekuensi, Ini Jawaban Pemerintah

"Beda investasinya besar sekali," tutur pria yang kerap disapa Alex ini.

Lebih lanjut, Alex berharap pemerintah membuka proses lelang tersebut secara bersama. Ketentuan siapa yang boleh mengikuti lelang itu pun diharapkan bisa diumumkan secepatnya.

Indosat sendiri saat ini mengaku belum mengetahui kapan proses lelang akan dimulai oleh pemerintah.

"Katanya akhir tahun lalu (2016) mau dilelang. Tapi tidak jadi, diundur. Kita tunggu-tunggu saja sambil deg-degan," kata Alex.

Informasi yang beredar terakhir pemerintah akan melelang dua blok masing-masing sebesar 5 MHz di frekuensi 2.100 MHz. Sementara itu, ada 15 MHz yang akan dilelang di frekuensi 2.300 MHz.

Saat ini, frekuensi 2.100 GHz memiliki spektrum selebar 60 MHz. Pengisi frekunsi tersebut adalah Tri di blok 1 dan 2, Telkomsel di blok 3, 4, dan 5, Indosat Ooredoo di blok 6 dan 7, dan XL Axiata di blok 8, 9, dan 10.

Blok yang akan dilelang berada di blok 11 dan 12, yang merupakan peninggalan Axis karena telah dikembalikan ke pemerintah setelah diakuisisi Axis pada 2014 lalu.

Sedangkan frekuensi 2.300 MHz diisi oleh Smartfren dengan spektrum 30 MHz dan beberapa operator lain seperti Bolt.

Baca: Perkuat 4G, Indosat Incar Frekuensi 2.100 Mhz

Penulis: Deliusno
Editor : Reska K. Nistanto
TAG: