Selasa, 28 Maret 2017

Satelit Telkom 3S Sudah Mengorbit ke Atas Pulau Kalimantan

AFP/JODY AMIET Satelit Telkom 3S milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk, meluncur dari Guiana Space Center, Kourou, Guyana, Perancis, Rabu (15/2/2017) dini hari WIB.

Berita Terkait


KOMPAS.com
 — Satelit Telkom 3S milik PT Telekomunikasi Indonesia Tbk telah meluncur ke orbit, Rabu (15/2/2017) pukul 04.39 WIB. Cakupan layanan telekomunikasi di area yang tak terjangkau jaringan kabel optik diharapkan bisa terpenuhi oleh kehadiran satelit ini.

"Fantastis. Selamat dan terima kasih atas kerja keras Thales dan Arianespace. Beban di pundak saya berkurang," kata Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga, dalam sambutannya setelah peluncuran, seperti dikutip Antara, Rabu.

Alex menyaksikan langsung peluncuran satelit tersebut di Guiana Space Center, Kourou, Guyana, Perancis. Bersamanya hadir pula sejumlah direksi dan komisaris Telkom serta perwakilan pejabat Kementerian Kominfo dan Kementerian BUMN.

Peluncuran berlangsung sesuai jadwal dengan pusat kendali di Jupiter Control Center, Guiana Space Center. Satelit diorbitkan dengan "menumpang" roket peluncur Ariane 5 menuju slot orbit 118 Bujur Timur.


Advertisment

Alex berharap, Satelit Telkom 3S dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan internet di Indonesia. Orbit satelit ini tepatnya akan berlokasi di atas Pulau Kalimantan yang sebelumnya juga telah dilintasi Satelit Telkom 2.

Di Jakarta, peluncuran satelit tersebut disaksikan pula oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dari Gedung Telkomsel Smart Office, Jalan Gatot Subroto. Bersama ratusan karyawan Telkom Grup ikut, Rudiantara memantau peluncuran dari layar monitor berukuran besar.

"Prestasi Telkom meluncurkan satelit ini juga merupakan prestasi Indonesia," kata Rudiantara sesudah peluncuran, juga seperti dikutip Antara.

Dengan peluncuran Satelit Telkom 3S, harap Rudiantara, bisnis satelit di Indonesia pun terus berkembang. "Untuk menjangkau daerah-daerah terpencil di seluruh Nusantara tidak bisa hanya mengandalkan kabel, tetapi juga harus melalui satelit," ujar dia.

Video detik-detik peluncuran satelit ini antara lain diunggah dan dapat dilihat di situs web Arianespace, seperti berikut ini:

Memiliki masa aktif satelit sekitar 15 tahun sejak diluncurkan, satelit Telkom 3S punya kapasitas 49 transponder, terdiri atas 24 transponder C-Band (24 TPE), 8 transponder extended C-Band (12 TPE), dan 10 transponder Ku-band (13 TPE).

Satelit Telkom 3S dibuat oleh Thales Alenia Space (TAS), Perancis. Adapun roket peluncurnya, Ariane 5 ECA VA235, merupakan milik Arianespace yang juga berkantor pusat di Perancis. Investasi untuk satelit ini mencapai sekitar 300 juta dollar AS.

Penulis: Palupi Annisa Auliani
Editor : Palupi Annisa Auliani