Internet Cepat 5G buat Apa? - Kompas.com

Internet Cepat 5G buat Apa?

Deliusno
Kompas.com - 02/03/2017, 08:32 WIB
GSMArena logo resmi 5G

BARCELONA, KOMPAS.com - Setiap awal tahun, tepatnya di akhir Februari hingga awal Maret, pandangan masyarakat dunia biasanya selalu terarah ke kota Barcelona, Spanyol.

Pada masa tersebut, GSM Association, lembaga yang merepresentasikan operator mobile di seluruh dunia, secara rutin selalu menggelar ajang pameran teknologi Mobile World Congress (MWC).

Di ajang ini, semua vendor besar di dunia teknologi mobile berkumpul. Acara ini dianggap menarik karena vendor smartphone biasanya memanfaatkan momen tersebut untuk memperkenalkan secara resmi smartphone andalan atau flagship terbarunya.

Meski menjadi mayoritas perhatian, gadget di ajang MWC sebenarnya bukanlah segalanya. Di ajang MWC, biasanya masyarakat dunia bisa melihat akan seperti apa dan ke arah mana teknologi jaringan berkembang.

Bagaimana dengan ajang MWC di tahun 2017 ini? Apa yang menjadi bahasan utama dari ajang tersebut?

Menurut pengamatan jurnalis Kompas.com, Deliusno, yang berada langsung di tempat acara, tahun ini para vendor berlomba-lomba memperkenalkan teknologi seluler internet superkencang generasi baru, 5G.

Seperti namanya, 5G merupakan jaringan mobile atau nirkabel generasi kelima. Ia merupakan penerus dari 4G, yang belum terlalu lama ini digelar di Indonesia.

Para pengembang dan pembuat standardisasi berharap agar kecepatan internet yang bisa dihasilkan oleh 5G mencapai 5 Gbps. Kecepatan internet terkencang yang bisa dihasilkan oleh 4G saat ini mencapai 1 Gbps.

Di Indonesia sendiri, menurut survei OpenSignal pada akhir 2016 lalu, kecepatan download sinyal 4G mencapai 8,79 Mbps.

Buat apa internet kencang-kencang?

Sebuah pertanyaan besar pun muncul di kalangan pengunjung MWC 2017, buat apa internet kencang dari sinyal 5G? Bukankah dengan kecepatan internet dari sinyal 4G yang ada sekarang, semua kebutuhan sudah terpenuhi?

Sebagai contoh, pengguna internet sudah bisa menonton film dari layanan streaming, seperti Netflix, streaming musik dari Spotify, atau menonton video dari YouTube, hanya dengan menggunakan internet 4G.

Baca: Ini Logo Resmi Teknologi Seluler 5G

Meski begitu, internet yang jauh lebih cepat ternyata masih sangat dibutuhkan oleh industri. Menurut Senior Director Engineering Qualcomm John Smee, teknologi 5G bisa membuka peluang baru.

"Sebagai contoh, konten Virtual Reality (VR) bisa lebih mudah disiarkan menggunakan 5G," tutur Smee.

Contoh lainnya, video-video dengan kualitas tinggi, seperti 4K, memang membutuhkan internet dengan kecepatan sangat kencang agar bisa dinikmati dengan nyaman. Oleh karena itulah, 5G dibutuhkan.

Beberapa contohnya, 5G juga bisa digunakan untuk kegiatan hiburan. Bayangkan jika Anda sedang menonton acara olahraga, anggap saja sepak bola dari rumah.

Nah, di stadion diletakkan sebuah kamera 360 derajat yang membuat Anda seakan berada dalam stadion. Dengan menggunakan headset VR, Anda bisa menengok ke mana pun serasa di stadion. Sekali lagi, kegiatan ini butuh internet cepat.

Sementara itu, menurut Country Director Qualcomm di Indonesia Shannedy Ong, pengguna memang tidak pernah merasa puas. Oleh karena itu, kecepatan internet yang lebih tinggi memang sangat dinanti.

"Yang namanya user itu tidak pernah puas," ujar Shannedy di sela-sela ajang MWC di Barcelona, Spanyol.

Selain itu, teknologi 5G dikatakan bisa membuat jaringan dan spektrum semakin efisien. Hal tersebut wajar saja terjadi, mengingat perkembangan jaringan 2G ke 3G, dan terakhir 4G membuat jaringan semakin efisien. Latensi pun dikatakan akan semakin rendah.

"Itulah evolusi teknologi, akan menjawab permintaan pengguna yang semakin tinggi," pungkas Shannedy.

Baca: Qualcomm: Kami Akan Pimpin Transisi ke 5G

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisDeliusno
EditorReska K. Nistanto

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM