YouTube Luncurkan Program "Creator for Change Indonesia" - Kompas.com

YouTube Luncurkan Program "Creator for Change Indonesia"

Yoga Hastyadi Widiartanto
Kompas.com - 10/03/2017, 12:32 WIB
Yoga Hastyadi Widiartanto/KOMPAS.com Ruangan pengambilan gambar di YouTube Pop Up Space Jakarta

JAKARTA, KOMPAS.com - YouTube meluncurkan program Creators for Change di Indonesia. Melalui  program ini, anak usaha Google itu berharap bisa memunculkan kreator YouTube dari berbagai daerah di Indonesia sekaligus memperbanyak persebaran konten video positif.

“Sekitar 70 persen anak muda remaja atau milenial percaya bahwa YouTube punya peran dalam membentuk budaya. Lebih dari 50 persen mengatakan setelah nonton YouTube perspektif mereka berubah,” terang Heads of Public Policy and Government Relations Google Indonesia, Shinto Nugroho di sela pembukaan YouTube Pop Up Space Jakarta, Kamis (9/3/2017).

“Melihat situasi tersebut, kami merasa ada kebutuhan untuk membuat positive impact. Karena itu kami kemudian menyelenggarakan program Creators for Change,” imbuhnya.

Untuk menyelenggarakan Creators for Change, YouTube bekerja sama dengan dua organisasi non pemerintah (NGO), yakni Maarif Institute dan Habibie Center. Selain itu, perusahaan juga mengangkat Cameo Project sebagai duta atau perwakilan para kreator.

“Creators for Change ini membawa pesan sosial, dan kami lihat Cameo Project merupakan kreator yang juga menyuarakan berbagai isu sosial. Karena itu kami memilih mereka sebagai duta,” ujar Shinto.

Rencananya YouTube akan menyelenggarakan program tersebut sebagai sebuah roadshow ke berbagai daerah. Dalam masing-masing roadshow itu akan diselenggarakan seminar, pelatihan, dan diskusi terbuka.

Selain itu, menurut Shinto, YouTube juga memiliki rencana untuk mengunjungi berbagai universitas untuk mengajarkan soal proses pembuatan video yang baik dan berbagai tips mengoptimalkan YouTube.

Totalnya ada 10 daerah yang bakal disambangi oleh YouTube dalam program itu, yakni Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Ambon, Medan, Makasar, Pontianak dan Bali.

Baca: YouTube Beri Piagam Tombol Perak ke Pengguna Indonesia

PenulisYoga Hastyadi Widiartanto
EditorReza Wahyudi
Komentar
Close Ads X