Kamis, 30 Maret 2017

Browser Masa Depan Bisa Mainkan Game "Berat"

Mozilla Logo Mozilla Firefox

KOMPAS.com - Game 3D modern terbilang “berat”, karena membutuhkan tenaga pemrosesan besar. Tenaga itu dipakai untuk mengolah aneka grafis kompleks dan merespon input pemain dengan cepat.

Itulah sebabnya peramban alias browser hanya bisa menjalankan game ringan yang tak terlalu menyita sumberdaya. Akan tetapi, hal tersebut boleh jadi tak akan berlaku lagi di masa depan.

Mozilla misalnya, baru-baru ini merilis versi terbaru browser Firefox (versi 52) yang dilengkapi dukungan WebAssembly. Teknologi ini adalah bahasa pemrograman low-level yang mampu meningkatkan performa aplikasi dalam browser.

Pihak Mozilla mengklaim bahwa WebAssembly memungkinkan aneka aplikasi berat untuk berjalan di browser dengan kinerja yang mendekati versi native dari aplikasi tersebut.


Advertisment

“WebAssembly bisa menjalankan aplikasi yang tadinya terlalu berat untuk browser, seperti video game 3D, computer-aided design, serta editing foto dan video,” sebut Mozilla dalam sebuah posting pengumuman.

Untuk mendukung klaim tersebut, Mozilla ikut merilis demo scene 3D yang dijalankan di Firefox 52 dengan mesin game Unreal Engine besutan Epic Games, seperti bisa dilihat dalam tayangan di tautan berikut.

Mozilla pun bukan satu-satunya pembuat browser yang bakal menerapkan dukungan WebAssembly di peramban.

Seperti dirangkum KomapsTekno dari TechSpot, Minggu (12/3/2017), Google turut berencana menambah fitur serupa di Chrome, begitu pula Microsoft dengan browser Edge andalannya.

Baca: 5 Browser Android untuk Kebutuhan Berbeda


Penulis: Oik Yusuf
Editor : Reska K. Nistanto
Sumber: TechSpot,
TAG: