Kamis, 23 Maret 2017

Dikira UFO, Balon Google Bikin Panik

BBC Bagian-bagian balon udara Google yang jatuh di Kolombia diamankan oleh polisi.

KOMPAS.com - "Benda itu berasap dan membocorkan cairan aneh,” kata seorang warga San Luis, Kolombia. Dia menggambarkan sebuah benda terbang aneh yang jatuh di sebuah lapangan di sekitar kota kecil tersebut.

Petani setempat sempat panik karena mengiranya sebagai piring terbang alias UFO. Sejumlah laporan yang beredar di internet pun menyebutkan sang benda aneh sebagai satelit.

Belakangan, setelah polisi datang ke TKP, barulah diketahui dengan jelas benar bahwa benda terbang dimaksud tak lain merupakan balon internet bikinan “X”, sebuah perusahaan yang terafiliasi dengan Google.

“Ini adalah perangkat teknologi yang dipakai Google. Ia melayang di angkasa dengan bantuan balon,” ujar komandan polisi wilayah Tolima, Jorge Esguerra, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari BBC, Rabu (15/3/2017).


Advertisment

Esguerra turut menjelaskan bahwa sang balon yang kandas ke daratan itu merupakan bagian dari Project Loon besutan X yang beroperasi di Kolombia.

X sendiri, yang sebelumnya dikenal dengan nama Google X, diketahui memakai balon-balon untuk memerluas cakupan koneksi internet di daerah terpencil. Tak semua orang familiar dengan balon tersebut sehingga ia sempat dikira UFO.

Ini bukan kali pertama balon internet Google menimbulkan kehebohan. Sepanjang awal kirpahnya pada 2011, sudah banyak laporan penampakan UFO dari berbagai belahan dunia yang ternyata mengacu pada balon Project Loon.

Dalam salah satu kejadian terakhir, sebuah balon Google jatuh ketika diuji terbang di Sri Lanka pada Februari 2016.

Baca: Balon Internet Google Loon Mulai Diuji di Indonesia Tahun Ini

Penulis: Oik Yusuf
Editor : Deliusno
Sumber: BBC,
TAG: