Galaxy S8 Diprediksi Tak Selaris Galaxy S7 - Kompas.com

Galaxy S8 Diprediksi Tak Selaris Galaxy S7

Deliusno
Kompas.com - 16/03/2017, 07:11 WIB
Weibo Bocoran foto Galaxy S8 (kiri) dan Galaxy S8 Plus (kanan) mengapit Galaxy Note 7.

KOMPAS.com - Galaxy S8 bahkan belum dirilis secara resmi oleh Samsung. Meski begitu, seorang analis andal sudah mampu memprediksi hasil penjualan perangkat andalan terbaru tersebut.

Analis andal yang dimaksud adalah Ming Chi Kuo dari perusahaan KGI Securities. Kuo selama ini dikenal mampu memberi prediksi yang tepat seputar produk-produk yang belum dirilis, terutama perangkat Apple.

Menurut Kuo, penjualan dari Galaxy S8 akan berada di angka 40 juta hingga 45 juta unit. Jumlah tersebut sayangnya lebih sedikit dari seri sebelumnya, yakni Galaxy S7, yang sudah terjual 52 juta unit hingga akhir tahun 2016.

Baca: Galaxy S8 Abal-abal Muncul di China

Apa yang membuat Kuo mengeluarkan prediksi tersebut? Menurut Kuo, hal tersebut bisa terjadi karena waktu rilis Galaxy S8 akan dipasarkan jauh lebih telat dari Galaxy S7.

Nama perangkat terakhir sudah dirilis pada Maret 2016. Sementara itu, Galaxy S8 dan Galaxy S8 Plus, sebagaimana KompasTekno rangkum Techtimes, Kamis (16/3/2017), diprediksi akan dijual pada 28 April mendatang.

Namun, apakah prediksi Kuo akan menjadi kenyataan? Tentunya, waktu yang akan bisa menjawabnya. Meski begitu, Samsung tampak benar-benar percaya diri dengan Galaxy S8.

Perusahaan asal Korea Selatan itu dikabarkan sudah menggandakan jumlah produksi perangkat hingga 40 persen, jika dibandingkan dengan duo Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge.

Samsung digosipkan sudah memproduksi setidaknya 4,7 juta unit Galaxy S8 pada Maret ini di fasilitas manufaktur di Vietnam. Sementara itu, di bulan April, Samsung diprediksi akan meningkat hingga 7,8 juta unit.

Samsung juga dikatakan sudah mengerahkan semua tenaganya untuk membuat Galaxy S8 sukses. Hal tersebut wajar saja terjadi untuk menembus kegagalan dari Galaxy Note 7.

Baca: Harga Galaxy S8 Bocor, Termahal Rp 13 Juta

PenulisDeliusno
EditorReska K. Nistanto
SumberTechtimes
Komentar