iPhone Putih Gaya Retro Dijual Rp 25 Juta - Kompas.com

iPhone Putih Gaya Retro Dijual Rp 25 Juta

Deliusno
Kompas.com - 20/03/2017, 17:07 WIB
ColorWare iPhone 7 Plus Retro

KOMPAS.com - iPhone 7 Plus mendapat sentuhan spesial dari perusahaan cat bernama ColorWare. Perusahaan tersebut belum lama ini merilis iPhone 7 Plus dalam balutan warna retro yang mengingatkan pada Macintosh orisinal tahun 1984.

ColorWare merupakan perusahaan yang mengkhususkan dirinya untuk mengecat bodi perangkat-perangkat elektronik, termasuk gadget. Perusahaan tersebut menamai iPhone 7 hasil karyanya sebagai " iPhone 7 Plus Retro Edition".

ColorWare mengecat warna casing bagian belakang iPhone 7 Plus edisi khusus ini dengan warna putih, mirip dengan produk Macintosh. Di bagian tepi-tepinya, terdapat motif garis-garis seperti grill ventilasi komputer.

Tidak hanya itu, sebagaimana KompasTekno rangkum dari The Verge, Senin (20/3/2017), logo Apple berwarna monokrom juga dirombak oleh ColorWare. Logo tersebut hadir dalam warna pelangi, juga sama seperti komputer Macintosh.

ColorWare sebelumnya pernah menjual produk-produk Apple dari Apple, seperti MacBook Air, iMac, dan iPhone 6s, dalam balutan warna kreasi sendiri. Meski begitu, produk-produk tersebut dijual dengan kuantitas sangat terbatas.

Baca: Komputer Mac Bisa Mainkan Game Jadul

Nah, untuk iPhone 7 Plus Retro Edition ini, ColorWare menjual bebas bagi yang ingin membelinya. Meski begitu, hanya 25 perangkat pertama yang akan mendapat nomor spesial di casingnya.

iPhone 7 Plus yang akan dijual oleh ColorWare ini memiliki media penyimpanan berkapasitas 256 GB dan merupakan versi unlocked alias tidak terikat kontrak dengan operator seluler.

Harganya sendiri dijamin bakal membuat kantong bolong. ColorWare melepas perangkat ini apabila pembeli menebusnya dengan harga 1.899 dollar AS atau sekitar Rp 25,3 juta.

Sebagai perbandingan, iPhone 7 Plus dengan kapasitas 256 GB versi orisinil dijual dengan harga Rp 13 juta.

Baca: Inikah Harga iPhone 7 Resmi di Indonesia?

PenulisDeliusno
EditorReska K. Nistanto
SumberThe Verge,
Komentar
Close Ads X