Minggu, 26 Maret 2017

Lika-liku iPhone 7 di Indonesia, dari Rp 25 Juta ke Rp 10 Jutaan

Ars Technica iPhone 7 dan 6S tampak belakang terlihat memiliki perbedaan pada garis antena.

KOMPAS.com - Awal September 2016, Apple memperkenalkan duo smartphone iPhone 7 dan iPhone 7 Plus. Tak butuh waktu lama bagi kedua ponsel itu untuk masuk dan beredar di pasaran Indonesia.

Pada bulan yang sama, kios-kios ponsel di ITC Kuningan, Jakarta, sudah mulai menjajakan iPhone 7 dan iPhone 7 Plus. Ketika itu, iPhone 7 dan iPhone 7 Plus yang dijual bukan merupakan versi resmi dari distributor Apple di Indonesia.

Para pedagang memperoleh barang dari jalur lain yang umum dikenal dengan sebutan "BM" alias black market, entah dibawa hand carry secara perorangan dari negara tempat iPhone 7 dan iPhone 7 Plus sudah resmi beredar atau cara lain.

Banderol iPhone 7 dan iPhone 7 Plus BM ini pun terbilang fantastis. Satu unit iPhone 7 versi paling murah dengan memori internal 32 GB dihargai mulai belasan juta rupiah. Adapun harga iPhone 7 Plus 128 GB bisa menembus kisaran Rp 25 juta.


Advertisment

Baca: Harga iPhone 7 "BM" di Jakarta Tembus Rp 25 Juta

Apple memang terganjal aturan pemerintah soal tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) 30 persen untuk smartphone 4G yang dijual di Indonesia. Produk ponsel terakhir yang masuk ke Tanah Air secara resmi adalah duo iPhone 6 dan iPhone 6 Plus pada 2015.

Bangun pusat riset

Titik terang kehadiran kembali iPhone secara resmi di Indonesia mulai muncul pada menjelang akhir tahun lalu.

Usai berbicara dalam pembukaan pameran Indocomtech 2016 di Jakarta, awal November, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara mengungkapkan rencana Apple membangun tiga pusat riset dan pengembangan teknologi di Tanah Air.

Pembangunan pusat riset tersebut tak lain merupakan upaya Apple memenuhi persyaratan TKDN 30 persen lewat jalur komitmen investasi. "Tahun 2017 harus ada. Kalau tidak, mereka (Apple) tidak boleh dagang di Indonesia," ujar Rudiantara ketika itu.

Baca: 2017, Apple Dipastikan Bangun Pusat Riset di Indonesia

Secara terpisah, Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian I Gusti Putu Suryawirawan menjelaskan bahwa nilai investasi yang akan ditanam Apple dalam rangka membangun ketiga pusat riset mencapai 44 juta dollar AS atau setara Rp 588 miliar.

Pembangunan ketiga pusat riset Apple tersebut akan menjadi pintu masuk bagi iPhone untuk beredar kembali secara resmi di Indonesia.

"Comeback" iPhone

Tak lama setelah publikasi rencana Apple membangun pusat riset, muncul kabar bahwa iPhone 7 dan iPhone 7 Plus bakal mulai dijual secara resmi di Indonesia pada 31 Maret mendatang.

Erajaya selaku distributor resmi produk-produk ponsel Apple di Indonesia mengungkapkan bahwa acara peluncuran akan berlangsung secara serentak di 6 lokasi ritel di Jakarta, Bandung, dan Medan, dengan pembukaan pre-order pada 24 Maret.

Apple turut menggandeng operator seluler Smartfren sebagai mitra operatornya di Indonesia. Direktur Utama Smartfren Merza Fachys mengungkapkan bahwa pihak Apple sendirilah yang akan datang langsung untuk melepas iPhone, seakan merayakan comeback ke pasaran Tanah Air.

Baca: 31 Maret, iPhone 7 dan 7 Plus Resmi Dijual di Indonesia

"Ini adalah pertama kali pihak iPhone secara resmi meluncurkan iPhone di Indonesia," kata Merza. "Mereka menggandeng Smartfren sebagai telco partner."

Selain iPhone 7, belakangan diketahui pula bahwa Apple turut berencana memasarkan duo iPhone 6S dan iPhone 6S Plus yang sebelumnya belum pernah dijual secara resmi di Indonesia.

Berapa harganya?

Kendati kehadirannya sudah dipastikan, banderol iPhone 7 dan iPhone 7 Plus resmi di Indonesia masih belum jelas. Smartfren dan Erajaya menolak membeberkan informasi karena terikat perjanjian non-disclosure dengan Apple.

Dari sumber terpercaya, KompasTekno memperoleh keterangan soal kisaran harga iPhone 7 dan iPhone 7 Plus di Indonesia nanti. Disebutkan bahwa iPhone 7 akan dibanderol di kisaran Rp 10,3 juta hingga Rp 13,5 juta, tergantung kapasitas memori internal.

Sementara itu, iPhone 7 Plus bakal dihargai di rentang Rp 12,25 juta hingga yang termahal Rp 15,4 juta. Apabila patokan ini benar, harga iPhone 7 dan iPhone 7 Plus nanti memang tinggi, namun masih lebih rendah dari versi BM pada September 2016 lalu.

iPhone 6S tak ketinggalan meramaikan pasaran. Dari sumber yang sama, diketahui bahwa iPhone 6S akan dijual mulai Rp 8,75 juta hingga Rp 10,3 juta. Adapun iPhone 6S dipatok di kisaran Rp 10,3 juta hingga Rp 11,9 juta.

Baca: iPhone 7 Segera Masuk Indonesia, Bagaimana dengan iPhone 6S?

Perlu ditambahkan bahwa bocoran harga di atas belum tentu benar. Banderol final nanti bisa saja berbeda, tapi setidaknya bisa dijadikan patokan. Selengkapnya silakan simak dalam daftar di bawah:

iPhone 7

iPhone 7 32 GB (black, silver): Rp 10,3 juta
iPhone 7 128 GB (jet black, black, rose gold): Rp 11,9 juta
iPhone 7 256 GB (silver, gold, rose gold): Rp 13,5 juta.

iPhone 7 Plus

iPhone 7 Plus 32 GB (black, silver, rose gold): Rp 12,25 juta
iPhone 7 Plus 128 GB (jet black, black, silver, gold, rose gold): Rp 13,8 juta
iPhone 7 Plus 256 GB (jet black, black): Rp 15,4 juta.

iPhone 6S

iPhone 6S 32 GB (space gray, silver, gold, rose gold): Rp 8,8 juta.
iPhone 6S 128 GB (space gray, silver, gold, rose gold): Rp 10,3 juta.

Baca: Yang Harus Diketahui Sebelum Membeli iPhone 7

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Oik Yusuf
Editor : Reska K. Nistanto
Sumber: kompas.com,
TAG: