Grab Resmi Akuisisi Startup Indonesia "Kudo" - Kompas.com

Grab Resmi Akuisisi Startup Indonesia "Kudo"

Yoga Hastyadi Widiartanto
Kompas.com - 03/04/2017, 13:28 WIB
Grab CEO Grab Anthony Tan dan CEO Kudo Albert Lucius

KOMPAS.com - Grab resmi mengumumkan akuisisi terhadap platfrom e-commerce online to offline (O2O) Kudo di Indonesia. Rencananya, tim dari Kudo akan dijadikan satu dengan ekosistem pembayaran non-tunai milik Grab, yakni GrabPay.

Tidak diketahui berapa biaya yang harus dikeluarkan oleh Grab untuk mengakuisisi Kudo. Yang pasti, ini merupakan salah satu upaya Grab untuk mewujudkan komitmen investasi " Grab 4 Indonesia 2020". Adapun komitmen investasi tersebut dijanjikan mencapai nilai 700 juta dollar AS atau setara Rp 9,3 triliun.

“Kami menyambut baik kehadiran Kudo sebagai bagian dari keluarga Grab. Penggabungan solusi inovatif serta jaringan Kudo dengan basis pengguna GrabPay akan mendukung misi kami untuk menghadirkan solusi pembayaran non-tunai,” terang President of Grab, Ming Maa dalam keterangan resminya pada KompasTekno, Senin (3/4/2017).

CEO sekaligus co-founder Kudo, Albert Lucius menyambut baik akuisisi tersebut. Dia mengatakan Kudo setuju dicaplok oleh Grab karena keduanya memiliki kesaman visi, yakni menciptakan solusi pembayaran e-commerce bagi masyarakat yang belum memiliki akses perbankan.

“GrabPay merupakan salah satu platform pembayaran yang paling banyak digunakan di Indonesia. Akuisisi ini bertujuan menciptakan sinergi yang bersifat segera bagi bisnis kami,” ujar Albert.

Sekadar diketahui Kudo merupakan perusahaan e-commerce O2O yang didirikan oleh Albert bersama dengan Agung Nugroho pada Juli 2014. Hingga saat ini Kudo telah berhasil mengantongi pendanaan dari sejumlah investor besar, seperti EMTEK, East Ventures, GREE Ventures, Singapore Press Holding, IMJ Investment Partners, 500 Durians, Beenext serta SkyStar.

Sedangkan GrabPay merupakan solusi pembayaran non-tunai yang diluncurkan Grab pada medio November 2016. Peluncuran tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai bank di seluruh wilayah Asia Tenggara. Salah satu fungsi layanan ini adalah membuat pengguna Grab bisa membayar tanpa uang tunai meski tidak memiliki kartu kredit.

Divisi pembayaran non-tunai Grab ini sekarang dipimpin oleh Jason Thompson yang menjabat sebagai Head of GrabPay. Dia akan berkantor di Singapura dan mengawasi seluruh pengembangan GrabPay di Asia Tenggara.

Baca: Ini Tanggapan Grab Indonesia soal Revisi Aturan ?Ride Sharing?

PenulisYoga Hastyadi Widiartanto
EditorReska K. Nistanto
Komentar
Close Ads X