Samsung Berharap Pundi Triliunan Rupiah dari Galaxy S8 - Kompas.com

Samsung Berharap Pundi Triliunan Rupiah dari Galaxy S8

Fatimah Kartini Bohang
Kompas.com - 09/04/2017, 13:57 WIB
Oik Yusuf/KOMPAS.com Galaxy S8 dan S8+

KOMPAS.com - Kedatangan Samsung Galaxy S8 disambut respons positif pengguna gadget di seluruh dunia. Vendor elektronik asal Korea Selatan itu pun optimis lini smartphone flagship terbarunya mampu berkontribusi terhadap peningkatan profit perusahaan.

Tak tanggung-tanggung, Samsung mematok peningkatan profit operasional sebesar 48 persen pada kuartal pertama 2017.

Jika tahun lalu di periode yang sama Samsung menghimpun profit 5,8 miliar dollar AS (Rp 77,3 triliun), maka pada kuartal pertama 2017 ini keuntungannya diperkirakan menjadi 8,8 miliar dollar AS (Rp 117,3 triliun).

"Profit operasional terkonsolidasi kira-kira 9,9 triliun won (sekitar Rp 132 triliun)," begitu terpampang pada situs resmi Samsung, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Jumat (7/4/2017).

Untuk mencapai keuntungan demikian, pendapatan Samsung harus mencapai 44,2 miliar dollar AS (Rp 589,3 triliun). Pada kuartal pertama tahun lalu, pendapatan Samsung tercatat 43 miliar dollar AS (Rp 573,3 triliun).

Optimisme Samsung bisa terhitung cukup besar, meski tak menutup kemungkinan bisa tercapai. Analis dari Thomson Reuters sendiri mengestimasikan pendapatan Samsung di kuartal pertama ini memang naik, tapi angkanya masih di kisaran 43,6 miliar dollar AS (Rp 581 triliun).

Galaxy S8 menjadi "penyegar" kiprah Samsung di industri smartphone, setelah sempat tercoreng gara-gara insiden Galaxy Note 7 yang rawan meledak pada akhir tahun lalu.

Selama berbulan-bulan, Samsung berupaya mengembalikan kepercayaan masyarakat. Galaxy S8 dinilai sebagai "penebus dosa" Samsung, dengan desain apik, spesifikasi tangguh, dan fitur menarik. (Baca: 8 Alasan untuk Beli Samsung Galaxy S8)

Estimasi Samsung ini baru bisa ketahuan benar atau tidaknya pada penghitungan pendapatan dan keuntungan perusahaan hingga periode April ini berakhir. Duet Galaxy S8 dan S8 Plus sendiri baru tersedia di pasaran global pada 21 April mendatang. (Baca: Ini Daftar Paket Pre-order Galaxy S8 dari Situs Belanja di Indonesia)

Saat ini ponsel itu sudah bisa dipesan, meski belum diumbar angka pemesanan di seluruh dunia. Namun, dengan optimisme yang begitu kuat, agaknya angka pemesanan duet flagship itu sejauh ini sesuai harapan Samsung.

Kita tunggu saja seperti apa hasil akhirnya untuk kuartal pembuka 2017 ini.

PenulisFatimah Kartini Bohang
EditorReza Wahyudi
SumberCNET,
Komentar
Close Ads X