Netizen Berlomba-lomba "Gombalin" Ahok di Twitter Halaman 1 - Kompas.com

Netizen Berlomba-lomba "Gombalin" Ahok di Twitter

Fatimah Kartini Bohang
Kompas.com - 26/04/2017, 12:29 WIB
KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELI Basuki Tjahja Purnama (Ahok) diabadikan di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (20/9/2016). Partai PDI P mengusung Ahok dan Djarot untuk pilkada DKI 2017 mendatang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Hari ini, Rabu (26/4/2017), pengguna internet (netizen) Tanah Air berbondong-bondong menyuarakan dukungan dan rasa terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Di Twitter, tanda pagar #GombalinAhok menempati trending topic teratas di Twitter.

Lebih dari 2.000 kicauan dalam waktu berdekatan berlomba-lomba mengemukakan kecintaan untuk Ahok dalam bentuk "gombalan". Mulanya gerakan #GombalinAhok ini diprakarsai akun @Anjinggombal sekitar tiga jam lalu, sebagaimana pantauan KompasTekno, Rabu pagi.

"Untuk menghargai kerja Pak @basuki_btp untuk Jakarta, yuk kita gombalin di sini. Pake hashtag #GombalinAhok yuk :D," kata akun @Anjinggombal yang memiliki lebih dari 1,2 juta pengikut alias follower tersebut.

Selanjutnya, banyak netizen yang tergerak untuk turut menggombal Ahok di Twitter dengan mematrikan tagar #GombalinAhok. Ada yang bernuansa guyon, banyak pula yang terdengar miris dan pilu. Berikut beberapa contohnya.

"#gombalinahok Biar mereka membencimu,namun tak dapat merubah cinta kami kepadamu akan pengabdianmu yg tulus tanpa pamrih," kata akun @urfe_sein.


"Suatu saat kami akan paham akan brartinya dirimu @basuki_btp #GombalinAhok," kata akun @ghaniy_sakha.

"#GombalinAhok Kaulah segalanya untukku, kaulah pujaan hati ini, takkan ku melupakannmu, tiada lagi yg kuharap hanya kau.. mantan terindah ????," kata akun @noni_nitha.

Rasa cinta dari netizen untuk Ahok terlontar menyusul kekalahan Ahok pada Pilkada DKI beberapa saat lalu, di mana pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dinyatakan memenangkan suara terbanyak.

Meski Ahok masih akan memimpin jalannya pemerintahan hingga pelantikan pemimpin baru pada Oktober mendatang, tetapi warga agaknya sudah rindu sejak sekarang. Banyak yang mengatakan belum bisa beralih alias move on dari kepemimpinan Ahok dan Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat.

"Semoga pergimu tak lama, karena tanpamu Jakarta tak lagi sama." #GombalinAhok @Anjinggombal," kata akun @wira_panda.

"Jakarta tanpa pak Ahok bagaikan ambulan tanpa uwiw uwiw #GombalinAhok," kata akun @Annaa_fn

"Walaupun kalah Pilkada, tetap cuma Pak @basuki_btp yang bisa memenangkan hatiku. ?? #GombalinAhok @Anjinggombal," kata akun @jonathanend.


Karangan bunga di Balai Kota

Tak cuma dari ranah online, kehebohan pendukung Ahok lebih dulu tercermin secara offline. Hal ini tampak dari karangan bunga untuk Ahok dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, yang datang bertubi-tubi ke Balai Kota.

Saking banyaknya karangan bunga yang datang, ruang terbuka di Balai Kota sudah tidak cukup lagi untuk menampung. Akhirnya, beberapa karangan bunga diletakan di sepanjang trotoar.

KOMPAS.com/JESSI CARINA Lapangan di Balai Kota DKI Jakarta dipenuhi karangan bunga, Rabu (26/4/2017).

Ini menarik perhatian warga yang kebetulan lewat. Arus lalu lintas di depan Balai Kota menjadi tersendat karena pengendara memperlambat kendaraan untuk membaca pesan pada karangan-karangan bunga itu.

Page:
PenulisFatimah Kartini Bohang
EditorReza Wahyudi
SumberTwitter
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM