Ini Yang Bikin "Chipset" Smartphone Makin Kencang - Kompas.com

Ini Yang Bikin "Chipset" Smartphone Makin Kencang

Yoga Hastyadi Widiartanto
Kompas.com - 08/05/2017, 08:11 WIB
Qualcomm Ilustrasi Qualcomm Snapdragon

KOMPAS.com - Qualcomm dikabarkan sedang membuat chipset Snapdragon 845. Chipset terbaru Qualcomm itu dijanjikan bakal lebih kencang dalam memproses perintah. Apa sebabnya?

Snapdragon 845 dikabarkan bakal dibuat dengan teknologi manufaktur 7 nanometer. Teknologi ini memungkinan chipset kelas atas itu memiliki kinerja lebih tinggi dibanding pendahulunya.

Di lini produk Qualcomm saat ini, chipset yang kelas atas sekaligus yang paling canggih adalah tipe Snapdragon 835. Chipset ini dibuat menggunakan teknologi manufaktur 10 nanometer dan menjadi otak perangkat mutakhir semacam Samsung Galaxy S8 atau Xiaomi Mi 6.

Bila benar Qualcomm Snapdragon 845 menggunakan teknologi manufaktur 7 nanometer, maka kemampuannya akan lebih unggul dibanding Snapdragon 835.

Sebagaimana dilansir KompasTeko dari Phone Arena, Senin (8/5/2017), teknologi manufaktur 7 nanometer yang lebih kecil memungkinan Qualcomm memasukkan lebih banyak komponen transistor ke dalam penampang chipset Snapdragon 845.

Dengan demikian, kemampuan pemrosesan chipset tersebut bisa didongkrak naik hingga 25 persen sampai 35 persen. Selain itu, ukuran chipset juga bisa jadi lebih kecil. Bila ukuran chipset mengecil, maka smartphone yang mengadopsinya juga bisa dibuat lebih kecil atau tipis.

Galaxy S9 jadi yang pertama?

Desas-desus yang beredar menyebutkan bahwa Snapdragon 845 itu akan dirilis tahun depan, bertepatan dengan Mobile World Congress 2018. Ada kemungkinan Samsung Galaxy S9 yang akan jadi smartphone pertama yang mengadopsi chipset tersebut.

Selain Qualcomm, ada juga sejumlah produsen lain yang sedang berupaya memproduksi chipset dengan teknologi manufaktur 7 nanometer. Beberapa di antaranya adalah Kirin milik Huawei, MediaTek dan Nvidia.

Baca: Ada Chipset Snapdragon di Mobil F1 Mercedes, Gunanya?

PenulisYoga Hastyadi Widiartanto
EditorReska K. Nistanto
SumberPhone Arena,
Komentar