Mirip Samsung Bixby, Google Lens Bikin Kamera Smartphone Makin Pintar - Kompas.com

Mirip Samsung Bixby, Google Lens Bikin Kamera Smartphone Makin Pintar

Fatimah Kartini Bohang
Kompas.com - 18/05/2017, 09:51 WIB
Fatimah Kartini/Kompas.com CEO Google Sundar Pichai memberikan keynote utama pada ajang tahunan Google I/O di Googleplex, Mountain Views, AS, Rabu (17/5/2017).

MOUNTAIN VIEW, KOMPAS.com - Dalam “pesta” developer Google I/O 2017, machine learning (ML) dan artificial intelligence (AI) bak “primadona” yang mencuri perhatian. Keduanya menjadi intisari semua produk Google, salah satunya yang bertajuk “Google Lens”.

Produk tersebut ditujukan bagi para pengguna smartphone. Fungsinya ditopang oleh kolaborasi dengan Google Assistant dan kamera smartphone.

Berdasarkan prinsipnya, Google Lens ini bisa dibilang mirip dengan platform Bixby buatan Samsung yang tersemat pada lini Galaxy S8. Fitur tersebut bisa membuat kamera smartphone semakin pintar dengan memberikan berbagai informasi yang belum diketahui pengguna.

Baca: Mengenal Teknologi Bixby dan Pengenal Wajah di Galaxy S8

Menurut CEO Google, Sundar Pichai, Google Lens tak cuma membuat kamera membidik objek tapi juga memberikan makna lebih dalam dan informasi ke pengguna. Lebih lanjut, Pichai mendemonstrasikan fungsi Google Lens dalam tiga contoh kasus.

Pertama, Google Lens untuk mengenali objek yang tak diketahui pengguna. Misalnya pengguna membidik setangkai bunga dan ingin tahu jenisnya.

“Google Lens bisa mengidentifikasi jenis bunga itu. Lantas, pengguna juga bisa langsung memanggil Google Assistant untuk menggali informasi yang lebih dalam soal bunga itu, misalnya di mana tempat membeli dan hal-hal terkait,” ia menjelaskan ketika berbicara di Main Keynote Google I/O, Rabu (17/5/2017), di Shoreline Amphitheatre, Mountain View, Amerika Serikat.

Dapat tepuk tangan meriah

Contoh kedua yang diberikan Pichai adalah menghubungkan jaringan Wi-Fi. Tak perlu lagi memasukkan username dan password, cukup dengan memotret stiker router Wi-Fi. Google Lens akan langsung mengaktifkan Wi-Fi, seperti cara kerja pemindai barcode.

Seperti dilaporkan langsung oleh jurnalis KompasTekno Fatimah Kartini, para peserta keynote yang terdiri dari 7.000 developer dan sekitar 400 jurnalis sontak mengekspresikan kekaguman mereka dengan sorak-sorai tepuk tangan.

Pichai pun melanjutkan contoh ketiga, yakni Google Lens untuk menampilkan informasi dari gambar yang difoto. Misalnya pengguna membidik papan restoran atau toko tertentu, Google Lens akan menampilkan layar kecil yang memberikan informasi terkait rating dan hal-hal terkait.

“Semua informasi berasal dari layanan kami yang sudah eksis, misalnya Maps,” ia berujar.

Selain itu, ketika membidik poster band atau film tertentu, Google Lens dengan bantuan Google Assistant bisa menampilkan informasi jadwal konser atau film berikut dengan tarif tiketnya dan di mana bisa membeli.

Namun, sejauh ini belum jelas kapan Google Lens akan dikomersilkan untuk publik umum. Kita tunggu saja kabar berikutnya.

Untuk berita-berita lain soal Google I/O 2017, pantau terus laporan jurnalis KompasTekno yang melaporkan langsung dari lokasi acara.

Baca: Android O Resmi Meluncur, Ini 5 Fitur Unggulannya

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisFatimah Kartini Bohang
EditorDeliusno
Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM