Mundur, Bos Yahoo Tak Sabar Ingin Pakai Gmail? - Kompas.com

Mundur, Bos Yahoo Tak Sabar Ingin Pakai Gmail?

Oik Yusuf
Kompas.com - 15/06/2017, 06:52 WIB
HUFFINGTON POST Marissa Mayer, CEO Yahoo, sosok paling berpengaruh versi majalah Time.

KOMPAS.com - Selasa kemarin, CEO Yahoo Marissa Mayer mengundurkan diri setelah akuisisi atas perusahaan tersebut rampung dilakukan oleh operator seluler Verizon.

Selama menjabat sebagai bos Yahoo dia memakai layanan Yahoo Mail dari perusahaan pimpinannya. Tapi Mayer agaknya memiliki keinginan terpendam untuk kembali memakai Gmail seperti dulu.

Dia dilaporkan berkata “ingin segera memakai Gmail” ketika berbicara dalam konferensi AccelerateHER di London, Inggris, hanya sehari setelah mundur dari Yahoo. Alasannya, Mayer merasa “selalu bisa bekerja lebih cepat dengan tool rancangan sendiri”.

Baca: Mengenal Marissa Mayer, CEO Yahoo yang Segera Lengser

Sebelum bergabung dengan Yahoo, Mayer memang pernah bekerja di Google selama 13 tahun dan memimpin pengembangan berbagai produk, termasuk Google Search dan Gmail.

Ramai dilaporkan ingin segera memakai Gmail, Mayer bereaksi dengan mengatakan perkataannya telah dibawa ke luar konteks. Rupanya dia tak ingin membuat Yahoo tersinggung.


“Komentar di luar konteks ini adalah soal desain Gmail dan bagaimana proses evolusinya sejak apa yang saya kerjakan di masa-masa awal,” kicau Mayer melalui  akun Twitternya.

Dia juga mengatakan bakal terus menggunakan Yahoo Mail (di samping layanan e-mail lain, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari The Verge, Kamis (15/6/2017).

Dulu, ketika masih bekerja di Google, Mayer terakhir menjabat sebagai Vice President layanan Local, Maps, and Location Services.

Kini, setelah hengkang dari Yahoo pasca akuisisi oleh Verizon, Mayer menerima paket kompensasi sebesar 23 juta dollar AS atau lebih dari Rp 300 miliar.

Baca: Lepas Jabatan CEO Yahoo, Marissa Mayer Dapat Pesangon Rp 307 Miliar

PenulisOik Yusuf
EditorDeliusno
SumberThe Verge,
Komentar
Close Ads X