Hati-hati! Jangan Percaya Semua Orang di Internet - Kompas.com

Hati-hati! Jangan Percaya Semua Orang di Internet

Deliusno
Kompas.com - 07/07/2017, 19:42 WIB
Seseorang sedang mengintip internet (Foto: Dok/Ilustrasi).Getty/The Independent Seseorang sedang mengintip internet (Foto: Dok/Ilustrasi).

SINGAPURA, KOMPAS.com - Bayangkan skenario kira-kira seperti ini: Anda bertemu dengan seorang asing di tengah jalan. Kemudian, orang asing tersebut mengajak Anda ke pojok jalan dengan iming-iming akan melihat suatu benda sangat menarik. Akankah Anda akan menerima ajakan tersebut?

Sebagian besar dari Anda, mungkin, akan menjawab tidak. Pasalnya, ajakan tersebut datang dari orang asing. Di benak Anda mungkin saja orang itu akan berbuat jahat.

Itu salah satu ilustrasi yang dipaparkan oleh Eugene Kaspersky, CEO sekaligus pendiri perusahaan keamanan Kaspersky, saat memberikan kiat berinternet yang aman.

Sama halnya dengan di dunia nyata, Anda tentunya harus berhati-hati di dunia online, terutama dengan orang asing. Jika Anda menerima ajakan untuk mengklik satu tautan tertentu dari orang asing, sama seperti di dunia nyata seperti di ilustrasi di atas, sebaiknya tolak saja.

Eugene Kaspersky, CEO sekaligus pendiri Kaspersky Lab Deliusno/KOMPAS.com Eugene Kaspersky, CEO sekaligus pendiri Kaspersky Lab
"(Kiat aman di internet) Jangan percaya semua orang di dunia cyber. Jangan klik tautan dalam e-mail dari orang tidak dikenal," tutur Kaspersky di hadapan jurnalis asal Asia, termasuk wartawan KompasTekno, Deliusno.

Bagaimana jika e-mail yang didapat berasal dari orang yang dikenal?

"Sebaiknya telepon saja si pengirim e-mail. Tanyakan, apakah benar dia mengirim e-mail itu?" ucap Kaspersky. Jika teman tersebut tidak mengirim e-mail tersebut, sebaiknya hapus atau abaikan saja.

Selain itu, Kaspersky mengatakan, sebenarnya menjaga keamanan jaringan komputer di tingkat individu sangatlah mudah. Beda halnya dengan menjaga keamanan di level perusahaan yang biasanya membutuhkan keamanan berlapis.

"Cara sederhananya, pasang saja program antivirus," kata Kaspersky.

CEO perusahaan keamanan cuber asal Rusia tersebut berbicara di ajang "Palaeontology of Cybersecurity". Ini merupakan konferensi keamanan bagi para wartawan teknologi dari wilayah Asia.

Konferensi tersebut diadakan sebagai bagian dari acara besar polisi internasional, yakni Interpol World Congress 2017. Di ajang tersebut, berkumpul para ahli dan perusahaan yang bergerak di bidang keamanan.

Baca: Indonesia 3 Besar Negara dengan Pertambahan Pengguna Internet Mobile

PenulisDeliusno
EditorReska K. Nistanto

Komentar
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM