Belajar Bahasa "Game of Thrones" Lewat Aplikasi Ini - Kompas.com

Belajar Bahasa "Game of Thrones" Lewat Aplikasi Ini

Deliusno
Kompas.com - 12/07/2017, 19:03 WIB
Novel Game of Thrones sukses diangkat jadi serial televisi.BBC Novel Game of Thrones sukses diangkat jadi serial televisi.

KOMPAS.com - Para penggemar serial Game of Thrones pastinya sudah tidak asing dengan bahasa High Valyrian. Bahasa tersebut banyak diucapkan oleh Daenerys Targaryen, salah satu karakter penting dalam film.

Bahasa itu sebenarnya tidak benar-benar ada, melainkan hasil rekaan untuk cerita yang sangat populer tersebut. Meski begitu, Duolingo, aplikasi pembelajaran berbagai bahasa dunia di smartphone, bakal menjadikan High Valyrian sebagai salah satu materi kursus.

Pihak Duolingo sendiri sudah memberikan update mengenai kapan bahasa High Valyrian bisa dipelajari melalui aplikasinya. Sebagaimana KompasTekno rangkum dari The Verge, Rabu (12/7/2017), materi bahasa High Valyrian akan diberikan dalam update yang dirilis pada 13 Juli.

Duolingo juga memberikan teaser melalui aplikasinya yang berbunyi, "Valyrio Mazis". Arti dari kalimat itu sendiri adalah "Valyrian akan datang".

Baca: Musim Terakhir Game of Thrones Cuma 6 Episode

Bahasa High Valyrian sendiri diciptakan oleh David J. Peterson. Ia merupakan spesialis bahasa dalam serial Game of Thrones.

Peterson mengembangkan bahasa High Valyrian dari dua suku kata terkenal dari Game of Thrones. Dua suku kata itu adalah Valar Morghulis (All men must die) dan Valar Dohaeris (All men must serve).

Peterson jugalah yang menciptakan bahasa Dothraki, bahasa yang digunakan di Game of Thrones. Hanya saja, tidak diketahui apakah bahasa ini akan masuk ke Duolingo juga atau tidak.

Ini merupakan pertama kalinya ada kursus online resmi yang menhadirkan bahasa High Valyrian. Meski begitu, sudah ada berbagai layanan online yang mengajarkan bahasa tersebut.

Ada juga layanan yang menjual jasa kursus bahasa Dothraki dengan harga 30 dollar AS atau sekitar Rp 400.000 selama 1 tahun.

Duolingo sendiri hadir di smartphone berbasis Android dan iOS.

PenulisDeliusno
EditorReska K. Nistanto
SumberThe Verge,
Komentar
Close Ads X