Facebook Siapkan Headset VR Murah Meriah? - Kompas.com

Facebook Siapkan Headset VR Murah Meriah?

Oik Yusuf
Kompas.com - 16/07/2017, 15:00 WIB
Pengunjung mencoba headset Virtual Reality Oculus Rift versi Development Kit 2 di stand Intel di pameran Indocomtech 2014, Jakarta Convention Center, Rabu (29/10/2014)oik yusuf/ kompas.com Pengunjung mencoba headset Virtual Reality Oculus Rift versi Development Kit 2 di stand Intel di pameran Indocomtech 2014, Jakarta Convention Center, Rabu (29/10/2014)

KOMPAS.com - Harga tinggi adalah salah satu hal yang menghalangi adopsi headset virtual reality ( VR) oleh masyarakat luas. Oculus Rift, misalnya, dibanderol 400 dollar AS (Rp 5,3 juta) dan mesti dipasangkan dengan PC kelas atas berharga mahal pula.

Sebab itulah Facebook -sang empunya Oculus- kabarnya sedang mengembangkan headset VR model baru yang bakal dihargai terjangkau.  Headset itu dikatakan juga bisa bekerja secara mandiri alias tidak butuh terhubung ke PC atau smartphone.

Saat ini di pasaran terdapat dua jenis headset VR. Pertama, memanfaatkan smartphone sebagai player virtual reality macam Samsung Gear VR (130 dollar AS atau sekitar Rp 1,7 juta). Jenis kedua merupakan headset untuk gaming high-end macam Oculus Rift.

Nah, headset VR baru yang tengah dikembangkan Facebook nantinya akan berada di antara dua kategori itu. Harganya bisa dipatok di kisaran 200 dollar AS atau sekitar Rp 2,7 juta.

Juru bicara Oculus, Alan Cooper, menolak berkomentar ketika ditanyai. 

“Tidak ada produk yang akan diluncurkan saat ini, tetapi kami bisa mengatakan sedang melakukan investasi teknologi yang signifikan di kategori VR stand-alone,” ujar Cooper, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Bloomberg, Minggu (16/7/2017).

Sumber yang dikutip Bloomberg menyebutkan bahwa headset VR baru Facebook berkode nama “Pacific”. Bentuknya lebih ringkas dari Rift dan lebih ringan dari Gear VR karena memakai chip mobile Snapdragon dari Qualcomm.

Headset VR ini kabarnya baru akan dirilis pada 2018 mendatang. Facebook turut disinyalir bakal menggandeng Xiaomi sebagai rekanan manufaktur.

Baca: Headset VR Baru Samsung Tak Butuh Smartphone?

PenulisOik Yusuf
EditorDeliusno
SumberBloomberg,
Komentar
Close Ads X